Namun, pemahaman masyarakat terhadap industri jasa keuangan, terutama asuransi masih terbatas sehingga minat akan pendidikan tersebut masih kurang. Oleh karena itu, pihaknya membutuhkan adanya sosialisasi mendalam untuk bisa menarik sumber daya manusia mengikuti pendidikan tersebut.
“Kami harus mengubah mindset negatif masyarakat tentang pelaku asuransi dengan terus menerus sosialisasi ke kampus-kampus melalui seminar-seminar yang turut dihadiri mahasiswa dan para pelaku ekonomi,” kata dia.
Dengan adanya pusat pelatihan aktuaris Indonesia diharapkan dapat menumbuhkan pelaku aktuaris di Indonesia.”Kami mengharapkan aktuaris muda Indonesia dapat tumbuh 20 persen atau sekitar 100 aktuaris dari pusat pelatihan yang akan kita dirikan,” tutup Firdaus. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,26 persen ke level 6.971,02. Mayoritas sektor melemah, dipimpin sektor… Read More
Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More
Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More
Poin Penting Trisula Textile Industries mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9 persen… Read More
Poin Penting Kemenkop dan BPJS Kesehatan teken MoU untuk perluas layanan kesehatan di desa. Kopdes… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah berbalik dari rugi Rp73,73 miliar (2024) menjadi laba Rp150,71 miliar… Read More