Keuangan

OJK Dorong Integrasi Pasar Modal dan Asuransi di ASEAN

Kendati begitu, kata Muliaman, sejauh ini di industri pasar modal dan asuransi dalam mendukung integrasi sektor keuangan di ASEAN masih memiliki tantangan. Yakni salah satunya masih kurangnya perhatian atau dukungan dari regulator di beberapa negara Asean. Akan tetapi OJK sendiri terus berupaya mendorong pasar modal dan asuransi untuk mendukung integrasi industri keuangan di Asean.

“Tentu dengan kecepatan yang berbeda-beda. Ada yang dapat perhatian (dari regulator), ada juga yang kurang perhatian,” ucap Muliaman.

Dorongan OJK ini juga sejalan dengan hadirnya pasar bebas Asean atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Maka dari itu, kata dia, industri keuangan nonbank diharapkan juga bisa mempersiapkan diri dalam menghadapi kondisi tersebut. Sehingga, ke depannya, industri keuangan nasional selain bank bisa berkompetisi dengan industri keuangan nonbank di negara-negara Asean lainnya.

(Baca juga : Kemenaker Akui SDM Indonesia Sulit Bersaing di MEA)

“Khusus terkait financial services juga jadi komitmen pemimpin kita sejak setahun lalu. Komitmen bahwa setahun lalu kita memasuki MEA termasuk beberapa sektor yang kita committed masuk MEA,” tutup Muliaman. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Page: 1 2

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

1 day ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

1 day ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

1 day ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

1 day ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

1 day ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

1 day ago