Jakarta– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana memperbarui model bisnis untuk meningkatkan jangkauan pembiayaan sektor produktif, terutama melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Baca juga: Perhatian Pemerintah Terhadap SDM Kurang, RI Makin Tertinggal
Muliaman D. Hadad, Ketua Otoritas Jasa Keuangan mengungkapkan, pihaknya sedang mengkaji realitas dan implementasi program KUR yang sedang berlaku di masyarakat saat ini.
“Saat ini OJK sedang pantau implementasinya, dan dampaknya pada persaingan dengan bank-bank yang tidak memiliki KUR. Tapi intinya, ini nanti akan jadi masukan untuk model-modelnya karena kita ingin mendorong ke sektor produktif,” ujar Muliaman di Jakarta, Rabu, 22 Maret 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Hingga 15 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, DJP mencatat 8.125.023 SPT Tahunan PPh… Read More
Point Penting Pendapatan 2025 capai Rp7,87 triliun, sementara kerugian berhasil ditekan 15 persen dibandingkan tahun… Read More
Poin Penting PT Jasamarga Transjawa Tol memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen di ruas… Read More
Poin Penting Konflik antara AS–Israel dan Iran berpotensi mengganggu rantai pasok global dan perdagangan internasional.… Read More
Poin Penting OJK menjatuhkan total denda Rp5,62 miliar kepada PT Bliss Properti Indonesia Tbk dan… Read More
Poin Penting Bank Danamon menyiapkan layanan operasional terbatas selama libur Nyepi–Idulfitri 18–24 Maret 2026. Sebanyak… Read More