KUR sendiri merupakan program pinjaman bersubsidi yang dirancang pemerintah untuk menunjang perkembangan segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pada tahun 2015, skema KUR sempat didesain ulang dengan lebih menekankan pada penyediaan tingkat bunga bersubsidi bagi UMKM.
Baca juga: KUR Produktif untuk Industri Kecil
Muliaman menambahkan pada saat ini OJK sedang mendorong peran UMKM di sektor produktif. “Kita sedang coba bangun semacam ada value chain lending model, di mana kami di OJK akan buat ekosistem pembiayaan menjadi beberapa macam sektor. Dan ini terus berjalan, intinya tentu saja beberapa masukan terus kami terima. Tapi yang terus kami dorong adalah agar implementasinya tahun ini tidak lebih rendah dari tahun lalu,” tambahnya.
Ia menambahkan menurut rencana, pada Jumat (24/3) mendatang OJK akan menggelar pertemuan dengan sejumlah bank untuk membicarakan lebih lanjut perihal bagaimana ekosistem pembiayaan ke sektor-sektor prioritas, seperti pertanian dan manufaktur. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting IHSG Melemah 0,53 persen dan ditutup di level 6.989,42 dengan mayoritas saham dan… Read More
Poin Penting Krom Bank mencatat laba Rp143 miliar pada 2025, naik 16 persen yoy dari… Read More
Poin Penting: Pemerintah mengalihkan impor LPG dari Timur Tengah ke AS dan Australia untuk menjaga… Read More
Poin Penting OCTO Biz telah menjangkau lebih dari 21.000 nasabah perusahaan, dengan pertumbuhan rata-rata sekitar… Read More
Poin Penting: BI memproyeksikan permintaan rumah di Balikpapan meningkat pada 2026 seiring kelanjutan pembangunan IKN.… Read More
Poin Penting Momentum HUT ke-55 dimanfaatkan Askrindo untuk memperkuat peran dalam inklusi keuangan, dengan fokus… Read More