– Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman
Jakarta – Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan Dewan Emas sebagai pelengkap ekosistem dari kegiatan bullion bank atau bank emas.
“Kita bakal siapkan roadmap. Kita siapkan ekosistem dalam mendukung bullion bank termasuk Dewan Emas, semacam Gold Council,” katanya, dalam Konferensi Pers Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2025 di Jakarta, Selasa, 11 Februari 2025.
Baca juga : Harga Emas Antam Tembus Rekor Baru Lagi, Sekarang Beli 1 Gram jadi Semahal Ini
Ia menjelaskan, penyiapan Dewan Emas sendiri mengacu kepada keberhasilan negara-negara yang lebih dahulu menciptakan Gold Council.
“Kita belajar dari negara lain dan itu juga kita siapkan,” jelasnya.
Sementara, Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Lembaga Pembiayaan OJK Ahmad Nasrullah menjelaskan, nantinya Dewan Eamas akan diisi oleh para regulator terkait.
Baca juga : BRI Genjot Bisnis Bullion Bank, Siapkan Sumber Pertumbuhan Baru
“Mungkin nanti stakeholder-nya ada OJK, Kemenko Perekonomian, Kementerian Keuangan hingga BUMN terkait. Ini akan menjadi satu dewan yang menyiapkan kebijakan strategis usaha bullion bank ke depan,” jelasnya.
Termasuk, kata dia, saat ini OJK tengah menyusun roadmap atau peta jalan kegiatan usaha bullion bank jangka panjang hingga 2045. Penyusunan sendiri dilakukan OJK dengan menggandeng Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (*)
Editor: Galih Pratama
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More
Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More