Bandung–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera memulai Program Akselerasi Keuangan, Sinergi dan Inklusi (Aksi) Pangan, untuk mendorong pengembangan sektor pangan sebagai salah satu sektor unggulan di Indonesia.
(Baca juga: 2045, Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia)
Demi melancarkan program tersebut, 18 bank bakal ambil bagian dan berupaya menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia tahun 2045 sesuai dengan cita-cita pemerintah. Adapun beberapa bank tersebut antara lain BRI, Bank Mandiri, BNI, BCA, CIMB Niaga, Bukopin, Bank Mega, Bank Sinarmas, Bank Jatim, Bank Nagari, BTPN, Bank Syariah Mandiri, PermataBank, BNI Syariah, BRI Syariah, Bank Artha Graha, Bank Andara.
Deputi Komisioner OJK, Slamet Edy Purnomo menyatakan, bahwa ada 18 bank yang akan ikut serta dalam Program Aksi Pangan ini. “18 bank ini yang punya concern (perhatian) lebih ke sektor pangan,” tuturnya kala dijumpai di Bandung, 21 Januari 2016.
Secara total, lanjutnya, ada sekitar 28 lembaga jasa keuangan yang akan dilibatkan dalam peluncuran Program Aksi Pangan di Payakumbuh, Padang dalam waktu dekat. Baik itu dari industri perbankan, IKNB, pun pasar modal. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More