Jakarta – Broker Forex global yang menyediakan layanan trading online di seluruh dunia (OctaFX) berkolaborasi dengan organisasi kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dalam aksi kemanuasiaan penyaluran makanan secara massal.
Keduanya bahu membahu mendistribusikan pangan bagi keluarga di beberapa daerah di Jakarta.
“Pembagian makanan yang diprakarsai OctaFX dan ACT sangat penting dan berarti bagi warga. Karena kondisi ekonomi masyarakat sedang sulit. Selama setahun terdampak oleh pandemi, kondisi kesejahteraan penduduk sungguh memprihatinkan,” kata Agus, salah seorang guru pengajar Al Qur’an yang juga adalah Ketua RT 15 RW 06 Cideng di Jakarta Pusat, Jumat, 2 Juli 2021.
ACT sendiri merupakan lembaga swadaya masyarakat yang fokus pada kegiatan sosial dan aksi kemanusiaan. Dari tanggap darurat, ACT mulai memperluas cakupannya dengan fokus pada pemulihan pasca-bencana, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan.
Inisiatif seperti yang diselenggarakan ACT dan OctaFX sedang sangat dibutuhkan mengingat data yang meresahkan bahwa 46% penduduk Indonesia tengah mengalami kesulitan makanan.
Adapun lokasi yang dijangkau kampanye sosial ini adalah kecamatan Petamburan, Jakarta Pusat, pemukiman kumuh dengan tingkat kemiskinan yang tinggi, Kecamatan Petogogan, Jakarta Selatan kelompok marjinal yang bermukim di pinggir sungai,
Kecamatan Kapuk, Jakarta Barat komunitas pemulung, dan Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, pemukiman kumuh yang sarat kemiskinan dan pernah dilanda kebakaran. (*)
Poin Penting Praktik mis-selling PAYDI/Unit Link masih menjadi penyumbang terbesar keluhan konsumen di industri asuransi… Read More
Poin Penting Bank Jatim mencetak laba bersih Rp1,61 triliun pada 2025, naik 24,80 persen yoy,… Read More
Poin Penting Pengguna BYOND by BSI tumbuh 197 persen yoy sejak diluncurkan, mendorong total pengguna… Read More
Poin Penting PT Asuransi Bintang Tbk membukukan laba komprehensif Rp45,8 miliar dan ekuitas Rp460,5 miliar,… Read More
Poin Penting Harga BBM nonsubsidi ditentukan oleh mekanisme pasar global sesuai regulasi pemerintah. BBM nonsubsidi… Read More
Poin Penting Kredit UMKM pada Februari 2026 terkontraksi 0,6% yoy menjadi Rp1.484,9 triliun, melanjutkan tren… Read More