News Update

Obligasi Medco Energi Senilai USD500 Juta Alami Kelebihan Permintaan

Jakarta – PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) mengumumkan keberhasilan penerbitan obligasi 7NC4 144A / Reg S sebesar USD500 juta dengan kelebihan permintaan sebanyak delapan kali, tenor tujuh tahun serta kupon sebesar 6,75%.

Terkait hal itu, Moody’s telah menaikkan peringkat B2 emiten dari Positif menjadi Stabil, sementara Fitch dan Standard & Poor’s menegaskan kembali peringkat B Stabil bagi emiten.

Rencananya perusahaan akan menggunakan dana dari obligasi ini untuk membayar utang perusahaan.

“Permintaan kuat dari para investor obligasi ini mencerminkan realisasi komitmen Perusahaan yang konsisten baik terhadap kinerja operasional maupun rencana deleveraging. Kami berhasil memproduksi minyak dan gas yang lebih tinggi dari yang dianggarkan dan tetap mempertahankan efisiensi biaya serta baru saja melaksanakan rights issue dengan sukses,” kata CEO MedcoEnergi, Roberto Lorato, dalam keterbukaan informasi, Selasa, 30 Januari 2018.

Sementara itu Direktur Utama MedcoEnergi,
Hilmi Panigoro mengatakan, pihaknya senang dengan hasil penerbitan obligasi ini, dan juga peningkatan peringkat credit outlook yang mencerminkan kepercayaan pada perusahaan.

“Kami akan terus melanjutkan
rencana perusahaan demi memberikan keuntungan bagi semua pemangku kepentingan kami,” jelasnya. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam

PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More

18 mins ago

Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More

25 mins ago

CIMB Niaga Bidik Transaksi Rp45 Miliar di Cathay Travel Fair 2026

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More

32 mins ago

Gaya Hidup Menggeser Risiko Penyakit ke Usia Muda? Simak Persiapan Menghadapi Risikonya

Poin Penting WHO mencatat 74 persen kematian global disebabkan penyakit tidak menular, dengan 17 juta… Read More

46 mins ago

Laba BSI Tumbuh 8,02 Persen Jadi Rp7,57 Triliun di 2025

Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More

2 hours ago

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

4 hours ago