Ilustrasi: Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini, Selasa (26/8/2025). Rupiah dibuka pada level Rp16.269 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah tipis 0,06 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.259 per dolar AS.
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong menyebutkan rupiah diperkirakakan akan melemah terhadap dolar AS yang menguat atau volatile setelah kabar bahwa Presiden Donald Trump memecat Anggota Dewan Gubernur The Fed, Lisa D. Cook.
“Sehingga rupiah diperkirakan akan berada di kisaran range Rp16.200 hingga Rp16.350 per dolar AS hari ini,” kata Lukman.
Baca juga: Pelaku Industri Kripto Dorong Kehadiran Stablecoin Rupiah, Apa Keuntungannya?
Sementara itu, Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan Ketua The Fed, Jerome Powell mencatat bukti pelemahan pasar tenaga kerja dapat membenarkan penyesuaian suku bunga dalam pertemuan FOMC pada September 2025. Ini akan membuka jalan bagi penurunan suku bunga.
“Namun, kekhawatiran inflasi tinggi yang disuarakan oleh anggota FOMC lainnya mencegah reli ekuitas yang lebih tajam,” kata Andry, Selasa, 26 Agustus 2025.
Baca juga: BI Pede Rupiah Bakal Terus Menguat, Ini Faktor Pendorongnya
Berdasarkan sejumlah sentimen tersebut, Andry memperkirakan rupiah terhadap dolar AS hari ini akan bergerak di kisaran Rp16.215 dan Rp16.285. (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut para… Read More
Poin Penting BTN rebranding e’Batarapos menjadi Tabungan BTN Pos sebagai langkah strategis memperluas inklusi keuangan… Read More
Poin Penting Aliran modal asing masuk Rp1,44 triliun di awal Januari 2026, mayoritas mengalir ke… Read More
Poin Penting KPK tetapkan 5 tersangka OTT dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara. 3… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,13 persen pada perdagangan Jumat (9/1/2026), meski mayoritas indeks domestik… Read More
Poin Penting IHSG menguat 2,16 persen sepanjang pekan 5-9 Januari 2026 dan sempat menembus level… Read More