News Update

Nih Jawaban Asmawi Syam Soal Penurunan Saham BRI

Jakarta – Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Asmawi Syam menangapi penurunan saham BRI pada perdagangan kemarin sebesar 5,8% merupakan hal yang wajar.

Pasalnya perdagangan kemarin tidak hanya saham BRI yang turun. Penurunan juga terjadi pada saham-saham unggulan lain.

“Memang harga saham BBRI kemarin mengalami penurunan. Tapi menurut saya itu hal yang wajar, dan harga saham perbankan lainnya juga melemah,” kata Asmawi di Jakarta, Selasa, 15 November 2015. (Baca juga : Ini Beberapa Emiten Yang Menyebabkan IHSG Jatuh)

Asmawi menyakinkan, kalau penurunan saham BRI bukan karena ada sentimen negatif dari internal perusahaan, tapi lebih dari efek sentimmen negatif luar negeri. (Selanjutnya : Pelemahan indeks menyebabkan penurunan saham sejumlah emiten)

Page: 1 2

Apriyani

Recent Posts

227 Saham Merah, IHSG Dibuka Melemah ke Level 7.214

Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,89 persen ke level 7.214,17 pada awal perdagangan (9/4), dari… Read More

44 mins ago

IHSG Berpeluang Menguat, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini

Poin Penting IHSG diproyeksikan masih berpeluang menguat ke kisaran 7.323–7.450, dengan asumsi telah menyelesaikan wave… Read More

1 hour ago

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

10 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

15 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

16 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

16 hours ago