“Kita lihat sekarang kan dengan melihat peta Indonesia di Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di sektor perdagangan, ini kan sebenarnya sudah hampir bisa. Ini kan efisiensi sektor perbankan, ini tentu banyak faktornya termasuk bagaimana kebutuhan untuk melakukan konsolidasi,” ucapnya.
Baca juga: Kala Bank Berlomba Mempertebal Pencadangan
Untuk merealisasikan konsolidasi bank BUMN, maka pemerintah harus bisa memfokuskan bank-bank tersebut dalam penyaluran kreditnya. Jadi, lanjut dia, mestinya pemerintah tidak lagi banyak pertentangan terkait dengan konsolidasi perbankan khususnya pada bank-bank BUMN yang sempat diwacanakan pemerintah.
Menurutnya, yang harus diutamakan untuk dikonsolidasi adalah Bank Mandiri dengan Bank BNI lantaran kedua bank BUMN memiliki fokus yang sama yakni pada pembiayaan di korporasi. Sedangkan dua bank BUMN lainnya yakni Bank BTN dan Bank BRI sudah memiliki fokus di segmen masing-masing, di mana BTN fokus ke pembiayaan rumah dan BRI ke ritel yang lebih pada pembiayaan UMKM. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More
Poin Penting KPPU menjatuhkan denda total Rp755 miliar kepada penyelenggara pindar atas pelanggaran penetapan bunga.… Read More
Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More
Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More