Teknologi

Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru Bantu Khatam Al-Qur’an Selama Ramadan

Jakarta – Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah, termasuk membaca Al-Qur’an. Namun, menjaga konsistensi mengaji di tengah kesibukan sehari-hari sering menjadi tantangan.

Menjawab tantangan tersebut, ngaji.ai, aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI), menghadirkan inovasi terbaru untuk membantu umat Islam, khususnya di Indonesia, belajar mengaji dengan mudah, nyaman, dan interaktif.

Vanya Sunanto, COO Vokal.ai, mengumumkan peluncuran beberapa fitur baru di aplikasi ngaji.ai.

“Salah satu fitur unggulannya adalah perencanaan khatam Al-Qur’an, yang memungkinkan pengguna
menetapkan target harian dan menerima pengingat otomatis agar tetap konsisten dalam
mengaji,” ujar Vanya dalam konferensi pers, di Jakarta, Rabu, 26 Februari 2025.

Baca juga: Bukan Sebulan Penuh, Inilah Jadwal Libur Sekolah selama Ramadhan 2025 Sesuai SEB 3 Menteri

Selain itu, lanjut Vanya, tampilan aplikasi tersebut kini lebih intuitif, dan dilengkapi dengan kuis harian
interaktif untuk memperdalam pemahaman keislaman pengguna.

Fitur-fitur inovatif tersebut dirancang tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur’an tetapi juga untuk mendukung peran orang tua dalam membimbing anak-anak mereka agar tumbuh menjadi generasi yang fasih mengaji dan membangun kebiasaan positif dalam keluarga selama Ramadan.

“Bagi orang tua, ngaji.ai juga menjadi solusi cerdas untuk memastikan anak-anak memanfaatkan gawai mereka secara positif, yakni dengan belajar membaca Al-Qur’an” beber Vanya.

Diunduh Ratusan Ribu Kali

Vanya menambahkan, sejak diluncurkan pada Maret 2024, saat ini ngaji.ai telah diunduh ratusan ribu kali. “Ini menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat,” tuturnya.

Baca juga: SIRCLO: Transaksi Belanja Online Tumbuh 76,5 Persen di Momen Ramadan

Ngaji.ai sendiri telah digunakan di berbagai institusi pendidikan, termasuk sekolah-sekolah di Kabupaten Barito Kuala dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dan perguruan tinggi seperti Universitas Lambung Mangkurat dan Politeknik Banjarmasin.

“Kami ingin memastikan bahwa siapa pun, di mana pun, dapat belajar mengaji dengan mudah. Dengan fitur yang telah kami kembangkan, kami berharap bisa membantu lebih banyak orang mencapai resolusi Ramadan mereka dalam meningkatkan ibadah,” imbuh Vanya.

25 Persen Langganan Premium untuk Palestina

Selain fokus pada edukasi, ngaji.ai juga diketahui berkontribusi dalam aksi sosial. Melalui kerja sama dengan Rumah Zakat, 25 persen dari setiap langganan fitur premium akan disalurkan untuk membantu masyarakat di Palestina.

“Pengguna juga dapat berdonasi dengan berlangganan ngaji.ai+ selama setahun menggunakan kode promo #BUKAPUASA, di mana setiap transaksi akan menyumbangkan satu paket buka puasa,” pungkasnya. (*)

Yulian Saputra

Recent Posts

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

23 mins ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

4 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

13 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

14 hours ago

UMP 2026 Tuai Pro Kontra, Kadin Tekankan Pentingnya Jaga Daya Saing Indonesia

Poin Penting Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menilai penetapan UMP 2026 memiliki pro dan… Read More

14 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

14 hours ago