Impor nonmigas Desember 2016 mencapai US$11,09 miliar atau naik 1,35% jika dibandingkan November 2016. Demikian pula bila dibandingkan Desember 2015 naik 7,91%. Untuk impor migas Desember 2016 mencapai US$1,69 miliar atau turun 2,13% dibandingkan November 2016, demikian pula dibandingkan Desember 2015 turun 6,15%.
Secara kumulatif nilai impor Januari-Desember 2016 mencapai US$135,65 miliar atau turun 4,94% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2015. Kumulatif nilai impor terdiri dari impor migas US$18,72 miliar atau turun 23,92% dan nonmigas US$116,93 miliar atau turun 0,98%.
“Peningkatan impor nonmigas terbesar Desember 2016 adalah golongan perhiasan/permata US$101,0 juta (48,96%), sedangkan penurunan terbesar adalah golongan mesin dan peralatan listrik US$112 juta (7,07%). (*)
(Baca juga: Inflasi Sepanjang 2016 Sentuh 3,02%)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More