News Update

Naikkan Suku Bunga ke 0,5% Ini Alasan Bank Sentral Inggris

Jakarta – Bank Sentral Inggris (BoE) memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 0,5%. Kenaikan ini menjadi yang kedua kalinya setelah pada Desember lalu BoE mengerek suku bunga sebanyak 15 bps, sekaligus yang tertinggi sejak tahun 2004.

Monetary Policy Committee (MPC) BoE mengungkapkan kenaikan suku bunga saat ini dipicu oleh tingkat inflasi yang tinggi, 5,4% year-on-year (yoy) pada Desember 2021 lalu. Jika tidak segera diantisipasi, Bank yang dipimpin Andrew Bailey tersebut memproyeksikan puncak inflasi bisa mencapai 7,25% di bulan April.

Meski belum memutuskan, BoE tidak menutup kemungkinan akan kembali menaikkan suku bunga pada beberapa bulan ke depan. Kenaikan selanjutnya akan mempertimbangkan prospek inflasi dalam jangka menengah.

“MPC menilai jika perkembangan perekonomian secara menyeluruh sejalan dengan proyeksi bank sentral di bulan Februari, beberapa pengetatan moneter yang moderat akan tepat dilakukan dalam beberapa bulan ke depan,” tulis pernyataan MPC seperti dikutip 7 Februari 2022.

Dengan ini, BoE saat ini menjadi bank sentral tercepat yang melakukan pengetatan kebijakan moneter dengan dua kali menaikkan suku bunga dalam dua bulan berturut-turut. Langkah BoE bahkan lebih agresif dari The Federal Reserve Amerika Serikat yang baru akan mulai menaikkan suku bunga pada Maret 2022 nanti. (*)

 

Editor: Rezkiana Nisaputra

Evan Yulian

Recent Posts

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

10 mins ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

20 mins ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

47 mins ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

2 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook Indonesia dari Stabil Jadi Negatif

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat… Read More

2 hours ago

Fundamental Solid, Bank Mandiri Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Poin Penting Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 persen pada 2025, Bank Mandiri mencatatkan aset… Read More

3 hours ago