Naikkan Suku Bunga ke 0,5% Ini Alasan Bank Sentral Inggris

Naikkan Suku Bunga ke 0,5% Ini Alasan Bank Sentral Inggris

Naikkan Suku Bunga ke 0,5% Ini Alasan Bank Sentral Inggris
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Bank Sentral Inggris (BoE) memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 0,5%. Kenaikan ini menjadi yang kedua kalinya setelah pada Desember lalu BoE mengerek suku bunga sebanyak 15 bps, sekaligus yang tertinggi sejak tahun 2004.

Monetary Policy Committee (MPC) BoE mengungkapkan kenaikan suku bunga saat ini dipicu oleh tingkat inflasi yang tinggi, 5,4% year-on-year (yoy) pada Desember 2021 lalu. Jika tidak segera diantisipasi, Bank yang dipimpin Andrew Bailey tersebut memproyeksikan puncak inflasi bisa mencapai 7,25% di bulan April.

Meski belum memutuskan, BoE tidak menutup kemungkinan akan kembali menaikkan suku bunga pada beberapa bulan ke depan. Kenaikan selanjutnya akan mempertimbangkan prospek inflasi dalam jangka menengah.

“MPC menilai jika perkembangan perekonomian secara menyeluruh sejalan dengan proyeksi bank sentral di bulan Februari, beberapa pengetatan moneter yang moderat akan tepat dilakukan dalam beberapa bulan ke depan,” tulis pernyataan MPC seperti dikutip 7 Februari 2022.

Dengan ini, BoE saat ini menjadi bank sentral tercepat yang melakukan pengetatan kebijakan moneter dengan dua kali menaikkan suku bunga dalam dua bulan berturut-turut. Langkah BoE bahkan lebih agresif dari The Federal Reserve Amerika Serikat yang baru akan mulai menaikkan suku bunga pada Maret 2022 nanti. (*)

 

Editor: Rezkiana Nisaputra

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]