Ilustrasi: Pelayanan Bank Jateng/istimewa
Jakarta – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) menorehkan laba bersih sebesar Rp1,06 triliun pada kuartal III 2025. Capaian tersebut meningkat tipis 2,91 persen year-on-year (yoy) ketimbang Rp1,03 triliun pada periode sama tahun sebelumnya.
Sepanjang sembilan bulan pertama 2025, Bank Jateng tercatat menyalurkan kredit sebesar Rp59,45 triliun, naik tipis 1,35 persen dari Rp58,66 triliun pada September 2024.
Sementara itu, pembiayaan syariah tercatat sebesar Rp4,25 triliun atau tumbuh 11,84 persen secara tahunan.
Baca juga: Laba Bersih Bank Jateng Melonjak Jadi Rp732,10 Miliar, Ini Penopangnya
Namun, kualitas aset nampaknya harus menjadi perhatian Bank Jateng dalam ekspansi kredit. Rasio kredit bermasalah (NPL) tercatat mengalami kenaikan dari 3,92 persen pada September 2024 menjadi 4,06 persen pada September 2025.
Di periode sama, dana pihak ketiga (DPK) mengalami kenaikan dari Rp74,17 triliun menjadi Rp80,27 triliun, atau tumbuh 8,22 persen. Struktur DPK tetap didominasi dana murah (CASA) dengan porsi 51,30 persen.
Dari realisasi kredit dan pembiayaan, per September 2025, Bank Jateng mengantongi pendapatan bunga sebesar Rp5,72 triliun, meningkat 7,12 persen secara tahunan. Pada periode sama, beban bunga tercatat sebesar Rp2,13 triliun, atau naik 16,39 persen.
Baca juga: Keren! Laba Bank Jateng Terbang 31,12 Persen per Maret 2025 jadi Rp350,94 Miliar
Dengan demikian, pendapatan bunga bersih yang dibukukan menjadi Rp3,59 triliun, naik tipis 2,28 persen dari Rp3,51 triliun pada periode sama tahun lalu.
Bank Jateng menutup kuartal III 2025 dengan total aset sebesar Rp97,89 triliun, atau tumbuh 8,64 persen ketimbang Rp90,10 triliun di kuartal III 2024. (*) Ari Astriawan
Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More
Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022,28 pada perdagangan Senin (16/3/2026). Sebanyak… Read More
Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More
Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More
Poin Penting Amartha meluncurkan Amartha Empower, portal donasi, zakat, dan sedekah untuk memperluas pemberdayaan ekonomi… Read More
Poin Penting: Jasa Marga menyediakan akses CCTV di ruas tol yang dapat dipantau real-time melalui… Read More