Ilustrasi pelayanan Bank BCA. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Mulai 19 Januari 2024, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) akan melakukan penyesuaian biaya administrasi bulanan atau biaya admin per bulan sejumlah jenis tabungan.
Penyesuaian biaya admin BCA ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan transaksi nasabah. Hampir seluruh jenis kartu debit BCA terkena dampak perubahan ini, kecuali TabunganKu.
Menukil laman resmi BCA, Minggu (31/12), penyesuaian tersebut mencakup pada limit transaksi harian, termasuk tarik tunai, transfer antar-rekening BCA, transfer antar bank, dan transaksi debit.
Baca juga: Marak Kejahatan Siber, BCA Terima Ratusan Ribu Keluhan Nasabah per Hari
Berikut ini adalah daftar biaya administrasi atau biaya admin bulanan rekening BCA terbaru yang berlaku mulai 19 Januari 2024:
Biaya administrasi per bulan saat ini: Rp7.500
Biaya administrasi per bulan per 19 Januari 2024: Rp10.000.
Mastercard
Biaya administrasi per bulan saat ini: Rp15.000
Biaya administrasi per bulan per 19 Januari 2024: Rp15.000.
GPN
Biaya administrasi per bulan saat ini: Rp14.000
Biaya administrasi per bulan per 19 Januari 2024: Rp14.000
Mastercard
Biaya administrasi per bulan saat ini: Rp17.000
Biaya administrasi per bulan per 19 Januari 2024: Rp17.000.
GPN
Biaya administrasi per bulan saat ini: Rp16.000
Biaya administrasi per bulan per 19 Januari 2024: Rp16.000.
Mastercard
Biaya administrasi per bulan saat ini: Rp20.000
Biaya administrasi per bulan per 19 Januari 2024: Rp20.000
GPN
Biaya administrasi per bulan saat ini: Rp19.000
Biaya administrasi per bulan per 19 Januari 2024: Rp19.000.
Baca juga: Ini 4 Jurus Bank BCA Hadapi Perkembangan Teknologi yang Makin Masif
Biaya administrasi per bulan saat ini: Rp17.000
Biaya administrasi per bulan per 19 Januari 2024: Rp17.000.
Biaya administrasi per bulan saat ini: 1 dolar AS atau 2 dolar Singapura
Biaya administrasi per bulan per 19 Januari 2024: 1 dolar AS atau 2 dolar Singapura. (*)
Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More
Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More
Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More
Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More
Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More