News Update

Multifinance Kecil Rentan Terkena Dampak Krisis saat Pandemi

Jakarta – Jodjana Jody selaku Komisaris Independent SMF dan mantan CEO ACC melihat bahwa perusahaan multifinance bermodal kecil rentan terkena dampak paling parah akibat pandemi Covid-19.

Dirinya mengungkapkan, hal ini dapat terjadi karena adanya ketergantungan yang besar dari perusahaan multifinance kecil terhadap domestic loan atau pembiayaan dalam negeri.

“Kami ketergantungan sama perbankan sangat besar. Hampir 51% itu dari domestic loan. Kalau perusahaan besar tidak terlalu takut, namun perusahaan kecil mereka purely tergantung sama domestic loan,” ujarnya, pada Web Seminar dan E-Awarding Infobank, Kamis, 27 Agustus 2020.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kondisi tersebut tak bisa dilepaskan dari program restrukturisasi yang banyak dilakukan oleh perusahaan pembiayaan dalam menghadapi pandemi. Ia menilai, Undang-undang Fidusia juga membuat indusrtri terpukul sebab industri segan untuk menarik kendaraan dari debitur.

“Yang paling besar (dampaknya) itu pas ada Covid ini. Itu hampir semua multifinance itu diserbu oleh para konsumen untuk ambil kredit. Dan maka dari itu, kita semua sibuk restructuring dan menenangkan konsumen. Jadi, DP pun dinaikkan hingga 3%, aset jadi decline dan sebagainya,” terangnya.

Hal ini pun, menurutnya, dipicu pula oleh ketakutan akan merebaknya virus di antara karyawan perusahaan multifinance dan konsumen. Menurutnya krisis ekonomi 2020 berbeda dengan krisis tahun 1998.

“Beda pada tahun 1998, dimana banyak orang masih bisa belanja dengan baik, 2005 juga ketika terjadi krisis minyak, tapi kita bisa naik lagi, lalu tahun 2010 sebagai dampak dari tahun 2008-2009, kita juga bisa naik lagi dengan cepat. Nah, sekarang agak beda. Customer takut dikunjungi, employee pun juga takut karena ada virus ini. Sehingga, kita fokus pada perlindungan employee dan konsumen agar jangan sampai cabang kita ada yang kena satu, cabang kita bisa ditutup satu sampai dua minggu,” pungkasnya. (*) Steven W.

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

OJK Beberkan 8 Aksi Percepatan Reformasi Pasar Modal RI, Apa Saja?

Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More

30 mins ago

PWI Pusat Bakal Terima Hadiah Patung Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko dari Blora

Poin Penting PWI Pusat akan menerima dua patung tokoh nasional—Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko—karya… Read More

3 hours ago

DPR Pastikan Pengganti Pimpinan OJK-BEI Bebas Afiliasi Danantara dan BUMN

Poin Penting Pengisian pimpinan OJK dan BEI dipastikan independen, tidak berasal dari pihak terafiliasi Danantara,… Read More

3 hours ago

Kredit Macet, Bisnis Gagal atau Niat Jahat? OJK Harus Berada di Depan Bank

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KREDIT macet dalam perbankan bukan sekadar angka… Read More

14 hours ago

KPK Mencari “Pepesan Kosong” Dana Non Budgeter-Iklan Bank BJB, Terus Berputar-putar “Dikaitkan” Ridwan Kamil-Aura Kasih

Oleh Tim Infobank DI sebuah ruang pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, udara tak hanya berdebu… Read More

15 hours ago

Daftar Saham Top Laggards dalam Sepekan, Ada BREN, BUMI hingga MORA

Poin Penting IHSG anjlok 6,94 persen sepanjang pekan 26–30 Januari 2026 ke level 8.329,60, seiring… Read More

15 hours ago