Multi Medika Internasional (MMIX) Incar Penjualan Naik 15%, Gini Strateginya

Jakarta – PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) emiten yang bergerak di industri FMCG (Fast Moving Consumer Goods) di produk kesehatan, F&B, kecantikan, dan gaya hidup ini menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 15% pada 2023. Perseroan optimis target tersebut bakal tercapai sejalan dengan kinerja yang terus positif.

Berdasarkan public expose (pubex) yang disampaikan perusahaan, MMIX mencatatkan kinerja operasional yang positif di kuartal I-2023 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp11 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 36,1% bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Direktur Keuangan PT Multi Medika Internasional Tbk, Eveline Natalia Susanto mengatakan, pertumbuhan kinerja keuangan dan operasional ini merupakan hasil dari strategi pengembangan usaha yang dilakukan oleh MMIX. Perusahaan terus berupaya untuk memperluas pasar dan meningkatkan kualitas produk yang ditawarkan.

“Perusahaan juga berencana untuk memperluas jenis produk berlisensi intellectual property (IP) yang didistribusikan. MMIX optimis dengan prospek usaha yang akan datang dan akan terus berupaya untuk meningkatkan kinerja keuangan dan operasionalnya,” ujarnya saat pubex di Jakarta, 14 Juli 2023.

Baca juga: IHSG Akan Bergerak Mixed, Cek Katalis Penggeraknya

MMIX juga dapat memanfaatkan peluang kerjasama dengan mitra bisnis, baik lokal maupun internasional, untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing. MMIX dapat mengambil manfaat dari perkembangan industri kesehatan dan kecantikan di Indonesia, yang diprediksi akan tumbuh sekitar 10% per tahun hingga 2025.

Direktur Utama MMIX, Mengky Mangarek mengatakan, saat ini perusahaan didukung dengan jaringan distribusi Modern Trade Channel yang luas di seluruh Indonesia. Performance perseroan diperkirakan akan terus bertumbuh seiring dengan pertumbuhan jumlah Modern Trade di Indonesia. Selain itu, salah satu keunggulan lainnya, perseroan mendapatkan kepercayaan sebagai Pemegang Lisensi IP Internasional dari Korea dan Amerika. 

Kedepannya perseroan akan terus berusaha untuk mendapatkan dan memperbanyak kerjasama lisensi untuk meningkatkan kinerja perseroan. Perseroan berencana untuk memperluas bisnis Perseroan dengan memasarkan produk-produk F&B seperti RTD Coffee, personal care, beauty care dan menyelenggarakan Event-event kelas internasional.

Asal tahu saja, MMIX memiliki lisensi IP (Intellectual Property) Global dari Amerika dan Korea yang didistribusikan ke 17 pasar modern, termasuk minimarket, supermarket, pasar ritel, dan apotek. Selain itu MMIX juga berfokus mendistribusikan berbagai produk ke e-commerce. Terbukti dari strategi tersebut MMIX berhasil mencatatkan Laba Bruto pada tahun 2022 sebesar Rp91,31 miliar, atau meningkat 34,89% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

2 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

3 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

4 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

5 hours ago