Poin Penting
- Program mudik gratis Jakarta 2026 terbuka bagi warga luar DKI, meski KTP DKI tetap diprioritaskan.
- Pendaftaran dilakukan secara online mulai 22 Februari 2026 dan dibagi dalam tiga kluster berdasarkan kota tujuan.
- Pemprov DKI menyiapkan 366 bus untuk arus mudik dan 295 bus untuk arus balik guna mengurai kepadatan Lebaran.
Jakarta – Program mudik gratis Jakarta 2026 resmi dibuka oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. Tak hanya untuk warga ber-KTP DKI, masyarakat luar Jakarta juga berpeluang ikut serta dalam program mudik gratis Jakarta tahun ini, dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.
Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub DKI Jakarta, Emanuel Kristanto, menegaskan bahwa kepemilikan KTP DKI memang diprioritaskan, namun bukan menjadi syarat mutlak.
“Diprioritaskan KTP DKI. Tapi, kami tidak menutup kemungkinan jika memang ada masyarakat yang memiliki KTP non-DKI, tetap akan kami layani,” kata Emanuel dalam siniar OKESIP yang dipantau di Jakarta, dikutip Antara, Rabu, 25 Februari 2026.
Pendaftaran mudik gratis Jakarta 2026 dilakukan secara daring melalui laman resmi mudikgratis.jakarta.go.id sejak 22 Februari 2026.
Baca juga: Mudik Gratis DKI 2026 Dibuka 22 Februari, Ini Syarat dan 20 Kota Tujuannya
Kuota dan Armada Mudik Gratis Jakarta 2026 Bertambah
Pada penyelenggaraan mudik gratis Jakarta tahun ini, Pemprov DKI menyiapkan 366 bus untuk arus mudik, meningkat dibandingkan 293 bus pada 2025. Sementara untuk arus balik, tersedia 295 bus dari 20 daerah tujuan dengan kuota mencapai 11.800 penumpang.
Program ini disiapkan untuk menyediakan angkutan umum yang aman dan nyaman, sekaligus membantu mengurai kepadatan lalu lintas saat periode Lebaran.
Jadwal dan Lokasi Pemberangkatan
Pemberangkatan peserta mudik gratis Jakarta dijadwalkan pada 17 Maret 2026 dari Monumen Nasional (Monas).
Adapun sepeda motor akan diberangkatkan lebih awal pada 16 Maret 2026 dari Terminal Pulogadung menggunakan truk pengangkut. Batas akhir penyerahan sepeda motor untuk arus mudik adalah 15 Maret 2026 pukul 17.00 WIB.
Untuk arus balik, pemudik akan diberangkatkan pada 26 Maret 2026 dari 20 kota tujuan menuju Terminal Terpadu Pulo Gebang. Sementara sepeda motor arus balik diangkut pada 25 Maret 2026 menuju Terminal Pulogadung.
Baca juga: Askrindo Bersama IFG Sediakan Ribuan Tiket Mudik Gratis Lebaran 2026
Daftar Kota Tujuan Mudik Gratis Jakarta
Program mudik gratis Jakarta 2026 melayani 20 kota/kabupaten di berbagai provinsi, antara lain Solo, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen, Cilacap, Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, Pekalongan, Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, dan Sidoarjo.
Khusus pengangkutan sepeda motor, tersedia layanan ke enam kota tujuan, yakni Semarang, Kebumen, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Sidoarjo.
Syarat dan Cara Daftar Mudik Gratis Jakarta 2026
Calon peserta mudik gratis Jakarta wajib menyiapkan dokumen berikut:
- KTP DKI Jakarta (diutamakan)
- Kartu Keluarga (KK)
- STNK (bagi yang membawa sepeda motor)
Setiap pendaftaran dapat mencakup maksimal empat orang dalam satu KK. Dokumen diunggah saat pendaftaran online dan akan diverifikasi petugas.
Berikut alur pendaftarannya:
- Mendaftar secara daring melalui mudikgratis.jakarta.go.id.
- Mengunggah KTP, KK, dan STNK (jika membawa motor).
- NIK yang didaftarkan harus sesuai dengan KTP asli.
- Setelah pendaftaran berhasil, peserta wajib melakukan verifikasi dengan membawa fotokopi dokumen ke lokasi verifikasi terdekat.
- Pendaftaran ganda di program mudik lain akan otomatis dibatalkan.
- Tiket tidak boleh diperjualbelikan atau dipindahtangankan.
Lokasi verifikasi luring tersedia di lima wilayah kota administrasi DKI Jakarta serta Lapangan Tenis Komplek Dinas Teknis Jatibaru, Jakarta Pusat.
Pembagian Kluster Pendaftaran
Untuk menghindari kepadatan, pendaftaran mudik gratis Jakarta dibagi menjadi tiga kluster berdasarkan tujuan:
- Kluster 1 (Solo, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen, Cilacap): 22–24 Februari 2026
- Kluster 2 (Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, Pekalongan): 25–27 Februari 2026
- Kluster 3 (Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, Sidoarjo): 28 Februari–2 Maret 2026
Verifikasi dilakukan beberapa hari setelah periode pendaftaran masing-masing kluster.
Dengan skema ini, Pemprov DKI berharap program mudik gratis Jakarta 2026 berjalan lebih tertib, terukur, dan menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk warga luar Jakarta yang ingin pulang kampung dengan aman dan hemat biaya. (*)
Editor: Galih Pratama










