Jakarta – Muamalat Institute (MI) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Universitas Sumatra Utara (USU) untuk mewujudkan konsep Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM). Kerja sama ini akan fokus di provinsi Sumatra Utara dan akan meluas nantinya.
Direktur Eksekutif Muamalat Institute (MI), Anton Hendrianto mengungkapkan, pihaknya berupaya untuk memperbanyak kolaborasi dengan perguruan tinggi di Indonesia. Tujuannya adalah untuk meningkatnya Human Capital Index (HCI), Youth Development Index (YDI) serta tercapainya Sustainable Development Goal (SDG) Indonesia.
“Ini merupakan suatu Ikhtiar buat kita , juga akan berdampak positif kepada usaha Sumatra Utara, harapan kita Bersama tentu saja meningkatkan kualitas SDM, sehingga SDM Unggul Indonesia Maju bukanlah pada tataran slogan, tapi tataran yang betul-betul kita bisa dinikmati,” ujar Anton seperti dikutip Sabtu, 17 Juli 2021.
Rektor USU Muryanto Amin menyambut baik kerja sama antar institusi ini. Kerja sama dengan MI akan membuahkan manfaat dengan meningkatnya kemampuan SDM yang berkaitan dengan perbankan dan perekonomian.
“Konsep Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka ini dilaksanakan untuk mengurangi kesenjangan antara kebutuhan Industri dengan lulusan yang dihasilkan oleh perguruan tinggi,” ungkapnya. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting PAAI mendesak pemerintah meninjau ulang kebijakan pajak agen asuransi karena dinilai tidak adil,… Read More
Poin Penting Allianz Indonesia memperkuat kanal keagenan (ASN) dan bancassurance melalui kickoff awal 2026 untuk… Read More
Poin Penting IHSG sesi I ditutup flat melemah di level 8.884,62 pada sesi I perdagangan… Read More
Poin Penting BRI menerbitkan Surat Berharga Komersial (SBK) senilai Rp500 miliar, menjadi yang pertama di… Read More
Poin Penting Pelaporan SPT via Coretax capai 126.796 SPT hingga 12 Januari 2026 pukul 14.00… Read More
Poin Penting DBS Bank memproyeksikan IHSG menguat ke level 9.800 pada 2026, ditopang fundamental pasar… Read More