News Update

Dukung Likuiditas, Muamalat-Bukopin Kerja Sama Repo Syariah

Jakarta–PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) meneken perjanjian kerja sama repo syariah dengan PT Bank Bukopin Tbk (Bank Bukopin). Sebagai awal transaksi Repo Syariah, BMI dan Bukopin akan melakukan transaksi Repo Syariah sebesar Rp100 miliar.

Direktur Bisnis Korporasi Bamk Muamalat Indra Yurana Sugiarto mengatakan, perjanjian kerja sama repo tersebut merupakan salah satu alternatif untuk likuiditas.

“Karena kan kalau dilihat ini salah satu alternatif untuk likuiditas, kalau di konven kan banyak alternatifnya. Ini salah satu opsi untuk jaga likuditas, ini yang pertama loh di Indonesia,” kata Indra usai acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama tersebut di gedung Muamalat, Jakarta, Rabu, 27 Juli 2016.

Indra mengatakan, rencananya Bank Muamalat akan meneken perjanjian kerja sama dengan sekitar 3 bank lain,dua bank syariah dan 1 bank konvensional. Nilai perjanjian tersebut sekira Rp100 miliar hingga Rp200 miliar.

“Mudah-mudahan ada rencana dengan bank-bank lain, ada bank konvensional dan bank syariah. Di pipeline ada 3 bank, tapi enggak tertutup dengan bank lainnya. Mudah-mudahan September realisasi,” tambahnya.

Lingkup kerja sama tersebut meliputi dibukanya line transaksi Repo antara Bank Muamalat dengan Bank Bukopin, menggerakkan volume dan frekuensi perdagangan sukuk SBSN di pasar sekunder, mendorong financial deepening, mengantisipasi kebutuhan likuiditas di industri perbankan syariah dan alternatif liquidity contingency plan yang tidak bergantung kepada limit.

Transaksi repo syariah adalah transaksi penjualan surat berharga syariah oleh peserta Pasar Uang Antarbank berdasar prinsip syariah kepada peserta PUAS lain yang dilakukan berdasar prinsip syariah dengan janji pembelian kembali untuk jangka waktu sampai dengan 1 tahun. (*)

 

 

Editpr: Paulus Yoga

admin

Recent Posts

Di FGD soal Kasus Sritex, Ekonom Ini Sebut Risiko Bisnis Tak Seharusnya Dipidanakan

Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More

20 mins ago

Mayoritas Saham Indeks INFOBANK15 Menguat, Ini Daftarnya

Poin Penting INFOBANK15 menguat 0,80 persen ke 1.025,73, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah… Read More

2 hours ago

5 Saham Top Leaders Penggerak IHSG Pekan Ini, Siapa Paling Moncer?

Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen ke level 8.271,76, dengan kapitalisasi… Read More

2 hours ago

IHSG Sepekan Naik 0,72 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp14.941 Triliun

Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen sepekan ke level 8.271,76, mencerminkan… Read More

3 hours ago

DPR Desak Diskon Tiket Pesawat Lebaran 2026 Naik jadi 20 Persen, Ini Alasannya

Poin Penting Komisi V DPR RI mendorong diskon tiket pesawat Lebaran 2026 dinaikkan menjadi 20… Read More

3 hours ago

Bank BPD Bali Sudah Setor Dividen Rp826 Miliar ke Pemda

Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More

20 hours ago