Keuangan

Motor Honda Inden, FIF Group Pede Bidik Pembiayaan Rp37 Triliun di 2022

Jakarta – Perusahaan pembiayaan di bawah naungan Astra International, yakni Federal International Finance (FIF Group) membidik pembiayaan sekitar Rp35 triliun sampai dengan Rp37 triliun sepanjang tahun 2022. Hingga April 2022, FIF Group sudah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp11,3 triliun, atau naik 11,3% secara tahunan ketimbang Rp10,16 triliun di periode sama tahun lalu.

Margono Tanuwijaya, CEO FIF Group mengatakan, kinerja solid yang dicatatkan FIF Group tidak lepas dari mulai membaiknya permintaan akan motor baru. Meski dari sisi suplai, motor baru masih mengalami kendala karena keterbatasan supply chip semikonduktor. Ini menyebabkan pembeli motor baru harus indent unit kurang lebih 1 bulan.

“Karena keterbatasan pasokan microchip. Kita harap semester II ini masalah suplai ini bisa teratasi. Untuk mencapai target pembiayaan tahun ini, bila produksi motor baru memang masih jauh dari target, kami akan lebih agresif memacu lini bisnis lain. Kami bisa lebih agresif di segmen motor bekas dan Spectra,” ujar Margono, Rabu, 25 Mei 2022.

Saat ini, segmen pembiayaan motor baru mendominasi sekitar 65% dari total pembiayaan FIF GROUP. Sedangkan segmen motor bekas dan Spectra masing-masing berkontribusi 30% dan 5%. Komposisi ini mengalami pergeseran jika dibandingkan periode sebelum pandemi. Ketika itu porsi segmen motor baru 60%, motor bekas 30%, dan Spectra sekitar 8%-10%.

“Meski saat ini Spectra itu growth-nya paling tinggi, tapi memang saat pandemi segmen ini turunnya paling banyak. Ketika ada PPKM misalnya, kan mal dan toko harus tutup. Jadi meski tumbuh paling besar, volume-nya belum pulih seperti masa sebelum pandemi. Sedangkan segmen motor bekas bisa dibilang hampir 100% penjualannya sama dengan sebelum pandemi. Motor baru belum kembali ke angka normal, tapi mulai naik,” jelas Margono.

Astra Honda Motor (AHM) yang menjadi captive marketnya FIF Group sendiri menargetkan penjualan motor baru tahun bisa tembus 4,4 juta unit. Angka tersebut naik cukup signifikan dibandingkan realisasi penjualan tahun 2021 yang sebesar 3,9 juta unit.

Performa bisnis FIF GROUP pada kuartal pertama 2022 terbilang apik. Perseroan tercatat membukukan laba sebesar Rp750,77 miliar. Angka ini meroket 83,3% dibandingkan Rp409,53 miliar di periode sama tahun sebelumnya. (*) Ari Astriawan

Evan Yulian

Recent Posts

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

9 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

9 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

9 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

10 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

11 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

11 hours ago