Market Update

Minim Sentimen Pendorong, IHSG Dibuka Terkoreksi

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini, Kamis (10/11), dengan melemah 0,75 persen menuju 7.016,83. Minimnya sentimen pendorong membuat indeks diperkirakan bakal cenderung bergerak sideways di sepanjang perdagangan.

Membuka perdagangan, hanya 103 saham yang berhasil menguat. Sebanyak 157 saham lagi justru melemah, sedangkan 258 saham lainnya masih jalan di tempat. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp508,38 miliar dari 601,38 juta saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 melemah sebesar 1,27 persen menuju 996,35. Indeks JII juga terkoreksi 1,28 persen di 608,73. Sedangkan indeks IDX30 juga turun 1,26 persen di 524,42.

Seluruh indeks sektoral mengalami penurunan, dengan porsi pelemahan terbesar diderita oleh sektor energi dengan minus sampai 1,61 persen. Sektor industri menyusul dengan melemah 0,82 persen, sektor teknologi merosot 0,72 persen, dan lalu sektor kesehatan susut 0,7 persen.

Selanjutnya sektor bahan baku tersungkur 0,62 persen, non siklikal 0,57 persen, keuangan 0,56 persen, infrastruktur 0,36 persen, transportasi 0,24 persen, siklikal 0,21%, dan peroperti 0,01%.

Tiga saham yang masuk dalam daftar top gainers adalah PT Bersama Zatta Jaya Tbk yang baru saja listing, PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR), dan PT Primadaya Plastisindo Tbk (PDPP) tumbuh 14,07% di Rp308.

Sedangkan deretan saham top losers ditempati oleh PT Pan Brothers Tbk (PBRX), PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE), dan PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN).

Tiga saham yang teraktif diperdagangkan adalah PT Primadaya Plastisindo Tbk (PDPP), PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT), dan PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR)

Sedangkan tiga saham dengan volume terbesar antara lain PT Primadaya Plastisindo Tbk (PDPP), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA).

Sementara tiga saham dengan nilai transaksi terbesar adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Primadaya Plastisindo Tbk (PDPP). (*) TAF

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Bank BPD Bali Sudah Setor Dividen Rp826 Miliar ke Pemda

Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More

5 hours ago

Rekomendasi 5 Aplikasi Nabung Emas yang Aman dan Praktis

Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More

6 hours ago

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Begini Respons Pemerintah

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More

10 hours ago

Investasi Reksa Dana BNI AM Kini Bisa Dibeli di Kantor Cabang KB Bank

Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More

10 hours ago

Kadin Gandeng US-ABC Perluas Ekspor Alas Kaki ke AS

Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More

14 hours ago

Alasan Mahkamah Agung AS “Jegal” Kebijakan Tarif Trump

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More

16 hours ago