Jakarta – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sukses menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) dan merayakan Milad ke-7 pada 11-12 Desember 2024 di Jakarta. Dengan mengusung tema “Satu Tujuan untuk Dana Haji Berkelanjutan”, acara ini menegaskan komitmen BPKH dalam mengelola dana haji secara optimal dan berkelanjutan untuk kepentingan umat Islam.
Ketua Dewan Pengawas BPKH, Firmansyah N. Nazaroedin, menyatakan bahwa acara raker bukan hanya sekadar agenda tahunan, tetapi juga sebagai momentum strategis untuk menyatukan visi dan merumuskan langkah inovatif. Firmansyah menekankan pentingnya sinergi dan dedikasi seluruh jajaran BPKH dalam mewujudkan lembaga yang unggul, modern, dan terpercaya.
“Sinergi dan dedikasi seluruh jajaran BPKH sangat penting untuk mewujudkan lembaga yang semakin maju dan profesional,” ujar Firmansyah, di Jakarta, Kamis, 12 Desember 2024.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menyampaikan sejumlah poin penting hasil Raker yang akan menjadi fokus utama BPKH ke depan. Pertama, penguatan tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel dalam pengelolaan dana haji.
“Hal ini mencakup perbaikan proses bisnis, pemanfaatan teknologi digital, serta kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah,” ungkap Fadlul, di Jakarta, Kamis, 12 Desember 2024.
Ia menambahkan, kedua, yakni strategi investasi yang optimal dengan mempertimbangkan aspek keamanan, likuiditas, dan imbal hasil yang seimbang.
Baca juga: BPKH Ajak Pemuda Gunakan DP Haji sebagai Mahar Pernikahan
Ketiga, program kemaslahatan yang berdampak nyata bagi masyarakat, seperti pemberdayaan ekonomi umat dan penyediaan fasilitas pendukung ibadah haji.
Keempat, penguatan sumber daya manusia untuk mendukung pencapaian visi dan misi BPKH. Kelima, peningkatan kepercayaan publik melalui komunikasi yang efektif dan transparansi dalam pengelolaan dana haji.
“Harapannya dengan semangat Satu Tujuan untuk Dana Haji Berkelanjutan, BPKH optimistis dapat terus memberikan kontribusi yang berarti bagi umat Islam Indonesia. BPKH berharap dapat terus menjalin kerja sama yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan pengelolaan dana haji yang lebih baik di masa depan,” tambah Fadlul.
Sementara itu, Wakil Menteri Agama, Romo R. Muhammad Syafi’I, memberikan apresiasi tinggi kepada BPKH. “Acara Raker dan Milad ini menunjukkan semakin solidnya BPKH dalam menjalankan tugasnya mengelola keuangan haji,” ungkap Romo, di Jakarta, Kamis, 12 Desember 2024.
BPKH mencatatkan sejumlah pencapaian signifikan dalam tujuh tahun operasionalnya. Pertama, BPKH berhasil meraih opini Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama enam tahun berturut-turut, yang menunjukkan pengelolaan keuangan yang baik dan akuntabel.
Kemudian, pertumbuhan dana kelolaan haji terus meningkat secara signifikan, mencapai Rp166,7 triliun, meningkat 0,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dana kelolaan ini diproyeksikan akan meningkat menjadi Rp170,5 triliun pada akhir tahun 2024, atau naik 2,3 persen dibandingkan tahun 2023.
Selanjutnya, inisiasi penyaluran program kemaslahatan yang dimulai pada 2018 telah berhasil mendistribusikan Rp1,03 triliun hingga triwulan III tahun 2024, sebagai bagian dari upaya BPKH dalam meningkatkan kemaslahatan umat Islam Indonesia. (*) Ayu Utami
BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More
Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More
Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More
Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More