“Tahun ini saja MMI (Mandiri) bayar pungutan lumayan besar. Bahkan besarnya lebih besar dari tagihan pajak kami,” ujar Hanif.
Jika pola perubahan yang diusulkannya tersebut diterima regulator, maka besaran beban pungutan yang harus ditanggung industri manajemen aset akan turun secara signifikan.
Baca juga: Ini Penjelasan LPS Soal Pungutan Restrukturisasi Perbankan
Sementara itu Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK, Fakhri Hilimi menyampaikan OJK tengah menyusun draft usulan kepada pemerintah terhadap perubahan PP nomor 11 tahun 2014 tentang pungutan OJK.
Salah satu usulan tersebut, kata dia, terkait dengan perubahan penghitungan pungutan terhadap manajer investasi, dan perubahan tersebut menuju pada efisiensi industri manajemen aset.
“Ada potensi penurunan, namun kita lihat polanya dan akan mengakomodir masukan dari industri,” kata Fakhri. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting ACA membukukan premi Rp6 triliun sepanjang 2025, tumbuh 17 persen yoy, jauh di… Read More
Poin Penting Amartha Prosper resmi meluncur, tawarkan imbal hasil 6,5–14 persen per tahun dengan konsep… Read More
Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More
Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More