“Tahun ini saja MMI (Mandiri) bayar pungutan lumayan besar. Bahkan besarnya lebih besar dari tagihan pajak kami,” ujar Hanif.
Jika pola perubahan yang diusulkannya tersebut diterima regulator, maka besaran beban pungutan yang harus ditanggung industri manajemen aset akan turun secara signifikan.
Baca juga: Ini Penjelasan LPS Soal Pungutan Restrukturisasi Perbankan
Sementara itu Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK, Fakhri Hilimi menyampaikan OJK tengah menyusun draft usulan kepada pemerintah terhadap perubahan PP nomor 11 tahun 2014 tentang pungutan OJK.
Salah satu usulan tersebut, kata dia, terkait dengan perubahan penghitungan pungutan terhadap manajer investasi, dan perubahan tersebut menuju pada efisiensi industri manajemen aset.
“Ada potensi penurunan, namun kita lihat polanya dan akan mengakomodir masukan dari industri,” kata Fakhri. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More
Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More
Poin Penting World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun… Read More
Poin Penting: Para pakar meminta RUU Perampasan Aset dibatasi untuk kejahatan serius dan fokus pada… Read More
Poin Penting Bank Amar fokus pada UMKM untuk memperluas akses pembiayaan digital dan mendorong pertumbuhan… Read More
Poin Penting Evaluasi Coretax & CRM krusial untuk memastikan efektivitas digitalisasi pajak, terutama dalam menjangkau… Read More