DBS: Perlambatan Ekonomi Tiongkok Akan Berdampak Besar ke Komoditas RI
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia/LPPI
KETIKA pemerintah Tiongkok merilis berita soal pembukaan kembali aktivitas ekonomi dan sosial menyusul dilonggarkannya kebijakan nol COVID-19 pada akhir 2022 lalu, berkembang optimisme bahwa perekonomian negara kedua terbesar di dunia itu akan segera pulih lebih cepat.
Ekspektasi itu pun muncul di berbagai risalah sejumlah lembaga ekonomi dan keuangan internasional bahwa pemulihan ekonomi Tiongkok akan menjadi lokomotif pemulihan ekonomi global, lantaran porsi perekonomian (produk domestik bruto/PDB) Tiongkok yang sekitar 19% terhadap total PDB dunia.
Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More
Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More
Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More
Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More