DBS: Perlambatan Ekonomi Tiongkok Akan Berdampak Besar ke Komoditas RI
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia/LPPI
KETIKA pemerintah Tiongkok merilis berita soal pembukaan kembali aktivitas ekonomi dan sosial menyusul dilonggarkannya kebijakan nol COVID-19 pada akhir 2022 lalu, berkembang optimisme bahwa perekonomian negara kedua terbesar di dunia itu akan segera pulih lebih cepat.
Ekspektasi itu pun muncul di berbagai risalah sejumlah lembaga ekonomi dan keuangan internasional bahwa pemulihan ekonomi Tiongkok akan menjadi lokomotif pemulihan ekonomi global, lantaran porsi perekonomian (produk domestik bruto/PDB) Tiongkok yang sekitar 19% terhadap total PDB dunia.
Poin Penting Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat pada 2025, mencapai… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,94 persen ke level 9.032,58 dan sempat menyentuh All Time… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya temukan 40 perusahaan baja asal China dan Indonesia yang diduga mengemplang… Read More
Poin Penting Permata Bank menargetkan pertumbuhan transaksi kartu kredit 20% lewat Travel Fair 2026 bersama… Read More
Poin Penting Permata Bank optimistis kredit konsumer tumbuh sekitar 10 persen pada 2026, dengan prospek… Read More
Poin Penting OTT pegawai pajak dinilai momentum bersih-bersih institusi, bukan cerminan keseluruhan DJP. DPR menegaskan… Read More