Rini Soemarno; Pertanyakan sinergi ATM. (Foto: Dok. Infobank).
Sejalan dengan banyaknya berbagai proyek infrastruktur yang akan berjalan, Sisa PMN yang belum tersalurkan ke beberapa BUMN akan selesai pada September 2015. Rezkiana Nisaputra
Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku, proses pencairan sisa dana Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada perusahaan pelat merah, diperkirakan akan selesai pada September 2015.
Sebagaimana diketahui, pencairan PMN hingga semester I 2015 baru mencapai Rp7,1 triliun dari total keseluruhan yang dianggarkan dalam APBN-P tahun ini yang sebesar Rp70,37 triliun. Dengan begitu, mka sisa PMN yang belum cair mencapai Rp63,27 triliun.
“PMN memang agak sedikit lambat, tapi PMN ini kan urusan dokumen, administrasi, prosesing. Sebagian sudah dijalankan walaupun PMN sedikit terlambat,” ujar Rini di Jakarta, Senin, 10 Agustus 2015.
Rini menjelaskan, bahwa sisa PMN yang belum tersalurkan kebeberapa BUMN akan selesai pada September-Oktober 2015. Hal tersebut pasalnya, sejalan dengan banyaknya berbagai proyek infrastruktur yang baru akan mulai berjalan.
“PP nya (Peraturan Presiden) bulan Agustus ini selesai, akan keluar semuanya (PMN), jadi pengeluaran akan banyak di semester II 2015,” tukasnya.
Dalam pencairan dana PNM tersebut, tercatat ada sebanyak 39 perusahaan pelat merah yang telah mendapatkan PMN, namun baru dua yang sudah menerima PMN, yakni PT Hutama Karya dan PT Waskita Karya Tbk. (*)
@rezki_saputra
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group JANGAN besar pasak daripada tiang. Mari… Read More
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More