News Update

Menkominfo Sedih Jumlah Akun Bank Tak Sebanyak Akun Medsos

Jakarta – Kementerian Komunikasi & Informatika Republik Indonesia meminta perbankan nasional untuk memaksimalkan peluang pasar yang ada di Indonesia. Hal ini sejalan dengan masih minimnya masyarakat yang memiliki account (akun) atau rekening di bank.

Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Menteri Komunikasi & Informatika  (Menkominfo), Rudiantara dalam seminar yang diselenggarakan oleh Majalah Infobank, di Jakarta, Selasa, 5 April 2016.

“Saya terus terang agak sedih. Ada 190 juta orang di Indonesia yang minimal memilik satu ponsel. Angka ini jauh jika dibandingkan dengan jumlah pemilik account di bank yang hanya 70 juta,” ujar Rudiantara.

Selain itu, kata dia, jumlah account media sosial di Indonesia juga memiliki angka yang fantastis. Pihaknya mencatat, hingga saat ini jumlah account media sosial mencapai kisaran 160-170 juta account.

“Angka ini juga sangat besar jika dibandingkan dengan jumlah rekening di bank nasional. Oleh sebab itu, peluang ini harus dilihat. Ini merupakan peluang pasar yang harus dilihat oleh bank kita,” tutup Rudiantara. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Menimbang Kriteria Calon Dirut BEI

Oleh Paul Sutaryono PADA 25 Maret 2026, Mahkamah Agung telah resmi melantik Friderica Widyasari Dewi… Read More

3 mins ago

Askrindo dan Pemkab Bone Bersinergi Perkuat Pelindungan Risiko dari Aset hingga Usaha Mikro

Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More

1 hour ago

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

2 hours ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

2 hours ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

3 hours ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

3 hours ago