“Sehingga, dari tiga mesin pertumbuhan ini, diharapkan momentum pertumbuhan ekonomi yang sudah mulai positif di atas lima persen kuartal IV-2016 bisa terjaga sampai akhir tahun 2017,” ungkap Sri Mulyani.
Selain itu, Sri Mulyani menjelaskan, jika dilihat dari APBN sebagai mesin pertumbuhan keempat, pemerintah menggambarkan adanya keinginan akselerasi dalam hal prioritas.
Baca juga: Kemenkeu Pangkas Anggaran Rp363 Miliar
“Contohnya dalam APBN-P, dimasukkan penambahan anggaran untuk pengadaan tanah dan anggaran Asian Games, yang dianggap investasi belanja modal tersebut untuk menambah kegiatan ekonomi masyarakat,” jelas dia.
Selain itu, untuk anggaran infrastruktur, pemerintah mencoba mempertahankan, bahkan cenderung ditingkatkan untuk beberapa kementerian, seperti Kementerian Perhubungan, Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan Kementerian Pertanian. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More