Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat berbicara di G20 Bali. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menekankan pada bankers milenial untuk memperhatikan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governace) pada pembiayaan berkelanjutan.
“Untuk financial market dan termasuk perbankan anda akan mengalami suatu policy atau regulasi yang harus dipertimbangkan. Dimana climate change menjadi faktor risiko yang di recognize bisa mempengaruhi tidak hanya sustainability tapi juga systematic important,” ujar Sri Mulyani dalam CEO Banking Forum, Senin, 9 Januari 2023.
Menkeu melanjutkan, di dalam pembicaraan di G-20 lalu lembaga dunia seperti, Financial Stability Board (FSB), Organization for Economic and Development (OECD), dan Bank for international Settlements (BIS) membahas mengenai perubahan iklim menjadi isu penting bagi sektor keuangan dalam memilih keputusan untuk melakukan pembiayaan yang sesuai dengan prinsip ESG dan juga risikonya.
“Disini kita beruntung kalau bener bankers adalah para bankers milenial mungkin mereka lebih sensitif terhadap climate change, semoga ini milenial yang peduli terhadap dunia,” imbuhnya.
Sehingga, para bankers harus melakukan pertimbangan dalam memberikan pembiayaan kepada proyek yang akan dibiayainya yaitu dengan mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan governance.
“ESG bukan hal yang baru kalau anda benar-benar menjalankan etika, cuma sekarang ya itu tadi karena any decision yang dibuat anda harus memperhatikan lingkungan. Apakah anda merusak lingkungan? Apakah society-nya menjadi lebih buruk? atau terjadi abuse, dan apakah proyek itu bisa jalan anda melakukan bribery?,” pungkas Menkeu.
Sri Mulyani pun kembali mengingatkan, bahwa prinsip ESG kedepannya akan menjadi perhatian utama di sektor keuangan dalam penerapannya bagi pelaku jasa keuangan. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More