Moneter dan Fiskal

Menkeu: Antusiasme WNI Terhadap Tax Amnesty Sangat Tinggi

Jakarta – Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengapresiasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang merespons positif terkait sudah dibukanya pendaftaran peserta kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty sejak kemarin (18/7).

Menurut Bambang, pembukaan pendaftaran program tax amnesty secara serentak di seluruh Kantor Pelayanan Pajak Indonesia, memang disambut baik oleh masyarakat secara umum. Antusiasme ini, tercermin dari jumlah masyarakat yang menyambangi KPP.

“Tax amnesty hari pertama banyak yang daftar,” ujar Bambang di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa, 19 Juli 2016.

Bahkan, dirinya mengaku kaget, lantaran di hari pertama pembukaan pendaftaran peserta pengampunan pajak, bahwa sudah ada Wajib Pajak (WP) yang menyetor tarif tebusan deklarasi pengampunan pajak. “Saya surprise, sudah ada yang bayar uang tebusan langsung. Sistem IT kami sudah berjalan, nanti akan terlihat semua,” tegasnya.

Sebagai informasi, sampai saat ini setidaknya 149 Wajib Pajak, baik itu Wajib Pajak Orang Pribadi maupun Wajib Pajak Badan yang menyatakan untuk ikut serta dalam program tax amnesty di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Utara. Dari jumlah tersebut, yang sudah membayar uang tebusan sebanyak 11 Wajib Pajak. (*)

 

Editor : Apriyani K

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

3 mins ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

5 hours ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

6 hours ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

6 hours ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

16 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

17 hours ago