krisis keuangan
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia/LPPI
SEBUAH pertanyaan kritis mencuat di sebuah portal asing: akankah kekacauan perbankan di sebagian negara Eropa dan Amerika Serikat (AS) baru-baru ini menyebabkan kehancuran ekonomi negaranya?
Pertanyaan di atas simpel dan logis. Saat ini banyak hal di dunia berubah dengan cepat. Belum lama para analis dan ekonom berpikir bahwa ekonomi global sedang bergerak maju menuju ke fase pemulihan.
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More
Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More
Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More