Perbankan

Mengintip Kinerja BPR Nusumma Jatim yang Raih Predikat BPR Berkinerja Terbaik dari Infobank

Jakarta – Rekam jejak PT BPR Nusumma Jatim kembali bersinar pada tahun ini setelah berhasil meraih penghargaan “The Best Performance BPR” di ajang BPR Infobank Award 2025: Economy Mastery Forum yang berlangsung di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Jumat, 29 Agustus 2025.

Penghargaan tersebut diraih Nusumma Jatim untuk kategori kinerja terbaik di kelas aset Rp500 miliar hingga di bawah Rp1 triliun.

Raihan ini menjadi pengakuan atas konsistensi BPR Nusumma Jatim dalam menjaga pertumbuhan bisnis sepanjang 2023 hingga 2024.

Baca juga: Ini Dia BPR-BPR dengan Rating Kinerja “Sangat Bagus” Tahun 2025 Versi Infobank

Di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan, perseroan tetap mampu mencatat kinerja positif dengan peningkatan signifikan di berbagai lini usaha.

Sepanjang 2024, BPR Nusumma Jatim membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp21,64 miliar, tumbuh 9,18 persen dibandingkan 2023 yang tercatat Rp19,82 miliar.

Pertumbuhan juga terlihat pada pendapatan bunga bersih yang mencapai Rp78,73 miliar, naik 15,11 persen secara tahunan dari Rp68,39 miliar. Sementara pendapatan operasional tercatat Rp47,64 miliar meski dibarengi beban operasional sebesar Rp26,00 miliar.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit mencapai Rp357,23 miliar atau tumbuh 14,41 persen dibanding tahun sebelumnya Rp312,21 miliar. Mayoritas pembiayaan tersebut disalurkan untuk sektor UMKM, sejalan dengan komitmen perusahaan mendukung roda perekonomian masyarakat.

Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga menunjukkan performa solid dengan total Rp455,86 miliar, terdiri dari tabungan Rp260,23 miliar dan deposito Rp195,63 miliar. Sementara itu, kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio NPL gross 2,25 persen dan NPL net 1,66 persen.

Baca juga: Urgensi Penerapan Teknologi oleh BPR dalam Peningkatan Tata Kelola

Menutup tahun 2024, BPR Nusumma Jatim mencatat total aset Rp517,81 miliar, tumbuh 9,33 persen dibanding 2023 yang sebesar Rp473,60 miliar. Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di angka 119,27 persen, sedangkan permodalan terjaga kuat dengan KPMM 21,29 persen.

Pencapaian tersebut tidak lepas dari strategi manajemen yang fokus pada penguatan tata kelola, penerapan manajemen risiko yang efektif, serta prinsip kehati-hatian (prudential banking).

Perseroan juga terus melakukan inovasi, efisiensi operasional, dan memperkuat kolaborasi di seluruh lini untuk meningkatkan daya saing.

Melalui langkah strategis ini, BPR Nusumma Jatim berkomitmen mengubah tantangan menjadi peluang sekaligus memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan. Prestasi ini menegaskan posisi BPR Nusumma Jatim sebagai salah satu BPR dengan performa terbaik di Indonesia. (*) Ranu Arasyki Lubis

Yulian Saputra

Recent Posts

OJK Denda Influencer BVN Rp5,35 Miliar Gegara Goreng Saham

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan sanksi administratif kepada seorang pegiat media sosial pasar… Read More

1 hour ago

AAUI Ungkap Penyebab Premi Asuransi Umum Hanya Tumbuh 4,8 Persen di 2025

Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More

15 hours ago

Total Klaim Asuransi Umum Naik 4,1 Persen Jadi Rp48,96 Miliar di 2025

Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More

16 hours ago

Indonesia Diminta jadi Wakil Komandan Misi Gaza, Ini Pernyataan Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More

18 hours ago

IHSG Ditutup di Zona Merah, Top Losers: Saham DGWG, SGRO, dan HMSP

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More

19 hours ago

Pendapatan Premi Asuransi Umum Tumbuh 4,8 Persen Jadi Rp112,81 Miliar pada 2025

Poin Penting Pendapatan premi asuransi umum sepanjang 2025 naik 4,8% menjadi Rp112,81 miliar. Lini dengan… Read More

19 hours ago