Keuangan

Mengenali Pilihan Asuransi Unit Link

PILIHAN untuk berinvestasi untuk masyarakat dewasa ini sudah cukup banyak. Salah satunya adalah asuransi unit link, di mana selain bisa menumbuhkan dana, nasabah juga memeroleh jaminan asuransi.

Ya, unit link memang merupakan produk asuransi nontradisional. Produk ini membagi uang premi yang dibayarkan pemegang polis untuk proteksi, pun untuk investasi. Bentuk investasinya melalui instrumen reksa dana.

Pemegang polis akan diminta memilih di mana akan menempatkan investasinya, apakah pada reksa dana saham, reksa dana campuran, reksa dana pendapatan tetap, atau pasar uang.

Reksa dana sendiri merupakan wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari investor untuk selanjutnya diinvestasikan dan dikelola dalam bentuk portofolio efek atau kumpulan dari beberapa efek oleh manajer investasi.

Berdasarkan jenis setoran preminya, unit link dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni unit link premi tunggal dan unit link premi berkala. Dalam premi tunggal, nasabah berkewajiban membayar premi tunggal secara sekaligus di muka. Pembayaran premi tunggal ini cocok bagi orang yang sudah mapan secara finansial. Pemegang polis hanya sekali membayar premi selama masa perlindungan asuransi.

Sedangkan untuk premi berkala, nasabah harus membayar premi secara berkala atau bertahap. Pemegang polis bisa memilih metode pembayaran setiap bulan, triwulan atau per tahun sesuai jangka waktu tertentu. Jenis unit link ini cocok untuk nasabah yang memiliki dana terbatas dan berusia muda. Untuk jenis ini, dana investasi nasabah tidak boleh ditarik selama jangka waktu tertentu, misalnya enam atau tujuh tahun, karena perusahaan asuransi biasanya baru memasukkan dana nasabah ke keranjang investasi pada tahun keempat atau kelima.

Berdasarkan penempatan dana, unit link dibagi menjadi empat jenis yaitu, unit link pasar uang (cash fund unit link), unit link pendapatan tetap (fixed income unit link), unit link campuran (managed fund unit link), dan unit link saham (equity fund unit link). Pembagian ini sesuai dengan jenis investasi di produk reksa dana, karena memang strategi investasi unit link berupa penempatan aset di instrumen reksa dana. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Paulus Yoga

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

2 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

3 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

3 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

4 hours ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

4 hours ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

7 hours ago