Nasional

Mendikdasmen Ajukan ABT Rp181 T, Pastikan Tak Diambil untuk MBG

Poin Penting

  • ABT Rp181 triliun bukan untuk MBG, melainkan untuk program mendesak seperti revitalisasi 20 ribu sekolah dan digitalisasi pendidikan.
  • Program prioritas meliputi distribusi 3 IFP per sekolah ke 325 ribu satuan pendidikan, beasiswa 150 ribu guru, serta kenaikan insentif guru honorer.
  • Program MBG telah menjangkau 93% siswa, dinilai berdampak positif pada gizi dan motivasi belajar berdasarkan riset UI.

Jakarta - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, memastikan pengajuan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp181 triliun ke DPR tidak digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kami sudah paparan di DPR soal ABT ini,” kata Mu’ti seusai Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, di Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 3 Maret 2026.

Ia menyatakan saat ini pihaknya menunggu keputusan DPR terkait pengajuan tersebut.

“Kami dalam posisi menunggu keputusan,” jelasnya.

Baca juga: BGN Setop 47 Dapur MBG, Temukan Roti Berjamur hingga Lauk Basi

Menurutnya, ABT merupakan permintaan alokasi tambahan dalam APBN tahun berjalan yang bersifat mendesak untuk mendukung program prioritas kementerian.

Fokus Revitalisasi dan Digitalisasi Sekolah

Diketahui, program utama dalam pengajuan ABT adalah revitalisasi 20 ribu satuan pendidikan yang kondisinya rusak dan memprihatinkan.

“Kami mengajukan tambahan anggaran untuk revitalisasi 20 ribu Satuan Pedidikan,” kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah itu.

Selain itu, Kemendikdasmen juga mengajukan anggaran untuk Program Digitalisasi Pendidikan. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, setiap satuan pendidikan akan mendapat tambahan Interaktif Flat Panel (IFP) atau Panel Interaktif Digital (PID).

Pada 2026, Kemendikdasmen menargetkan distribusi IFP ke lebih dari 325 ribu satuan pendidikan, masing-masing tiga unit per sekolah.

“Untuk digitalisasi itu kita akan bagikan 3 IFP per satuan Pendidikan,” tegasnya.

Baca juga: Istana Bantah Anggaran Pendidikan Dipangkas karena Program MBG

Program lain yang telah disetujui DPR adalah beasiswa bagi 150 ribu guru yang belum menempuh pendidikan D4 atau S1, dengan bantuan Rp3 juta per semester. Insentif guru honorer juga diusulkan naik dari Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu.

“Beasiswa ini akan diberikan untuk 150 ribu orang guru se Indonesia,” ujar Mu’ti. 

“Insentif untuk guru honorer akan dinaikkan, dari Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu,” sambungnya.


Capaian Program MBG

Mu’ti menegaskan Program MBG tetap menjadi bagian dari prioritas Kemendikdasmen, khususnya dalam mendukung pendidikan karakter dan program 7 Kebiasaan Indonesia Hebat.

“Terutama yang berkaitan dengan program 7 Kebiasaan Indonesia Hebat, yaitu bangun pagi, beribadah, berolah raga, makan sehat bergizi, rajin belajar, bermasyarakat dan tidur cepat,” katanya.

Ia menyebut penerima MBG telah mencapai 49.614.433 siswa atau sekitar 93 persen dari total 53.394.088 siswa di Indonesia. Sementara sekolah penerima mencapai 288.845 dari total 434.812 satuan pendidikan atau 66,5 persen.

“Jadi capaiannya sudah sangat tinggi,” imbuh Mendikdasmen.

Baca juga: Kredit UMKM Diprediksi Tumbuh Maksimal 5 Persen, Program MBG Bisa jadi Penopang

Berdasarkan riset bersama Lab Sosio Universitas Indonesia, program MBG membantu pemenuhan gizi siswa, terutama dari kelompok ekonomi rendah, serta meningkatkan motivasi dan semangat belajar.

“Karena itu program ini diharapkan berkelanjutan dan ditingkatkan kualitasnya,” pungkasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Halaman12

Page: 1 2

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Perang Iran-AS Picu Bank Global Tunda Perjalanan hingga IPO

Poin Penting Eskalasi konflik Iran-AS memicu penundaan IPO, penggalangan dana, dan transaksi M&A lintas negara… Read More

20 mins ago

Usai Digeledah OJK, Mirae Asset Tegaskan Hormati Proses Hukum dan Kooperatif

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggeledah kantor PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia terkait dugaan… Read More

4 hours ago

Fitch Turunkan Outlook Utang RI jadi Negatif, Risiko Fiskal MBG dan Danantara Disorot

Poin Penting Fitch menurunkan outlook utang Indonesia menjadi negatif, rating tetap BBB. Risiko fiskal meningkat… Read More

5 hours ago

Penipuan Keuangan Meningkat saat Ramadan, OJK Beberkan Modusnya

Poin Penting OJK mencatat 13.130 laporan penipuan dalam 10 hari pertama Ramadan 2026, melibatkan 22.593… Read More

5 hours ago

IHSG Anjlok 4,57 Persen, Sentuh Level Terendah Enam Pekan

Poin Penting IHSG ditutup melemah 4,57% ke level 7.577,06, mencatat koreksi tiga hari beruntun dan… Read More

5 hours ago

Iran Serang Kapal Lintasi Selat Hormuz, Jalur Vital Energi Dunia Ditutup

Poin Penting: Iran mengancam menyerang setiap kapal yang melintasi Selat Hormuz dan mengeklaim telah menutup… Read More

5 hours ago