Oleh Krisna Wijaya, bankir senior dan fakulti di Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI)
PERCEPATAN digitalisasi layanan keuangan makin nyata sejak pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Berbagai aktivitas yang sebelumnya mengandalkan interaksi fisik kini beralih ke platform digital, mulai dari transaksi perbankan hingga kegiatan belanja. Aplikasi digital menjadi solusi utama karena dinilai praktis, efisien, dan relatif aman. Ke depan, percepatan ini akan terus berlanjut seiring dengan inovasi teknologi yang tidak pernah berhenti.
Sejalan dengan itu, sektor perbankan dan jasa keuangan terus mengembangkan layanan digital untuk meningkatkan kenyamanan nasabah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) juga telah menyiapkan pelbagai kebijakan dan peta jalan pengembangan digital, termasuk penguatan keamanan teknologi informasi (TI) dan pengelolaan risiko siber.
Baca Lengkap Seluruh Artikel dengan Berlangganan
- Free 4 Bulan Infobanknews Premium
- Durasi 1 Tahun
- Rp 416 / hari
- Free 2 Bulan Infobanknews Premium
- Durasi 6 Bulan
- Rp 461 / hari
- Free 1 Bulan Infobanknews Premium
- Durasi 3 Bulan
- Rp 466 / hari
- Durasi 1 Bulan
- Rp 500 / hari










