Tips & Trick

Memetik Pelajaran Dari Investasi Bodong Madoff

Jakarta – Kasus Madoff merupakan salah satu kasus keuangan ilegal yang paling terkenal didunia. Tidak hanya mampu menelan dana yang sangat besar, tetapi juga berlangsung cukup lama. Kabarnya, dana yang menggulung di kasus Madoff mencapai US$50 miliar dimasanya. Sementara skema ini berhasil bertahan hingga lebih dari 30 tahun.

Kini, banyak yang coba meniru Madoff. Kasus Madoff didalangi oleh Bernard Madoff. Mantan Chief Executive Officer (CEO) Nasdaq ini dikenal sebagai penipu keuangan terbesar pada abad ke-21. Padahal, sebelumnya, nama Bernard Madoff dipercaya kredibilitasnya. Apalagi, dia mantan CEO Nasdaq, salah satu bursa terbesar di AS.

Nasdaq adalah tempat bernaungnya perusahaan-perusahaan berbasis teknologi. Setelah pensiun, Madoff mendirikan sebuah hedge fund bernama Bernard L. Madoff Investment Securities LLC. Di sinilah ternyata kisah penipuan tersebut berawal.

Bernard L. Madoff Investment Securities LLC merupakan perusahaan pialang dan perusahaan yang mengelola dana-dana warga kaya. Perusahaan ini didirikan pada 1960. Hingga 2008, perusahaan ini dikenal punya reputasi baik karena memberikan keuntungan tinggi bagi investornya.

Namun, akhirnya, krisis keuangan AS pada 2008 membongkar kiprah perusahaan tersebut. Saat puncak krisis, perusahaan tak lagi bisa memberikan keuntungan. Investor mulai khawatir dengan investasinya dan berusaha menarik dananya yang ditanamkan di hedge fund milik Madoff. Diperkirakan, dana yang ditarik oleh para investor sebesar US$7 miliar. Dan, Madoff tidak memiliki kas sebesar itu.

Yang mengejutkan, institusi-institusi yang menjadi korban hedge fund milik Madoff adalah perusahaan besar di dunia keuangan dan investasi. Sebut saja, BNP Paribas; Nomura Holding; Zurich’s Neue Private Bank; pemilik utama tim baseball New York Mets, Fred Wilpon; dan pemilik tim sepak bola Amerika, Norman Braman.

Korban lainnya adalah Bramdean Alternatives, sebuah perusahaan manajemen investasi asal Inggris, dan sebuah hedge fund, Fairfield Greenwich Group. Bahkan, sutradara kondang, Steven Spielberg, pun jadi korban. Taksiran terendah kerugian yang diakibatkan ulah Madoff adalah sebesar US$17 miliar, dan diperkirakan terdapat US$50 miliar dana para investor yang menjadi korban Madoff.

Modus operandi penipuan itu diyakini mulai terjadi pada 1980-an. Artinya, Madoff  memperdaya investor selama 30 tahun sampai dengan 2008. Tak heran, kasus ini adalah kasus terlama untuk kategori kejahatan kerah putih dalam sejarah pengadilan di Manhattan, AS.

Para juri di pengadilan telah mewawancarai 40 saksi dan meneliti ribuan dokumen. Hasilnya, ditemukan ada pemalsuan dalam perdagangan saham, penipuan perbankan, kebohongan pajak, dan pemalsuan catatan. Pemalsuan itu bertujuan memperlihatkan seolah-olah perusahaan melakukan jual-beli saham, padahal itu tak pernah terjadi. Mereka hanya menutup-nutupi dengan memalsukan berbagai dokumen.(*)

Apriyani

Recent Posts

Nasib Rupiah setelah Libur Lebaran di Tengah Perang dan Fiskal yang Bak di Tepi Jurang

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group LIBUR Lebaran tahun ini mungkin terasa… Read More

5 hours ago

Biar Nggak Tekor, Ini Cara Atur THR dan Jaga Kesehatan saat Lebaran

Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More

12 hours ago

BI Tetap Siaga di Pasar Jaga Rupiah selama Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri

Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More

15 hours ago

Dampak Perang Timur Tengah, BI Tarik Sinyal Penurunan Suku Bunga

Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More

16 hours ago

BSN Jalin Kerja Sama dengan Ekosistem Properti Syariah Indonesia

Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More

16 hours ago

Porsi Pembiayaan Meningkat, Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More

17 hours ago