News Update

Memahami Skema Ponzi dan Bedanya dengan MLM

SKEMA ponzi sering digunakan pihak tak bertanggung jawab untuk mengeruk keuntungan dengan cara ilegal, utamanya dengan mengeksploitasi ketidaktahuan calon korbannya. Untuk itu menjadi sangat penting bagi masyarakat untuk mengetahui apa itu skema ponzi dan apa itu bisnis pemasaran berjenjang (multilevel marketing) atau populer dikenal dengan MLM.

Di Indonesia seringkali terjadi kasus penipuan berkedok MLM atau investasi. Mereka menjanjikan kesempatan bisnis dengan penghasilan atau pengembalian dana yang besar. Dari luar bisa terlihat legal dan berbadan hukum, namun ternyata mereka MLM yang menggunakan investasi Skema Ponzi.

Istilah Skema Ponzi atau Ponzi Scheme berasal dari Charles Ponzi di tahun 1920. Kendati memiliki latar belakang keluarga bangsawan Italian, namun ketika ia lahir keluarganya sudah tidak memiliki harta. Ponzi dikirim ke Amerika untuk mengembalikan kejayaan keluarganya, yang ternyata tidak begitu berjalan sukses.

Walau memiliki ide bisnis pada kenyataannya Ponzi tidak memiliki modal, sampai akhirnya ia mengumpulkan dana dari masyarakat dengan janji pengembalian beserta bunga 50 persen dalam waktu 3 bulan. Walau berhasil mengumpulkan modal, namun ia dihadapkan dalam situasi sulit kala bisnisnya tak jalan.

Untuk membayar pinjaman modal yang diperolehnya dari masyarakat, Ponzi membayar dengan pinjaman lain. Istilah bekennya gali lubang tutup lubang. Namun dengan kepiawaiannya ia bisa menekankan bahwa orang-orang yang memberikan pinjaman sebagai seorang investor. Maka mulailah ia menggunakan metode membayar investor A dengan uang investor B untuk membeli waktu hingga ia bisa memikirkan ide baru untuk bisa mengembangkan uang investornya.

Sebenarnya ia bisa saja kabur, seperti yang dilakukan oleh para pelaku Skema Ponzi, tapi ia tidak lari, ia terus mencoba mencari jalan, namun sayangnya gagal. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Paulus Yoga

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

23 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

23 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

23 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

24 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

1 day ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

1 day ago