Medco Energi (MEDC) Dapat Pinjaman Rp7,4 Triliun dari Anak Usaha, Buat Apa?

Jakarta – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mengumumkan bahwa telah mendapatkan pinjaman dari anak usahanya, yaitu Medco Energi Global Pte. Ltd (MEG) sebanyak USD480,18 juta atau setara dengan Rp7,44 triliun (kurs: Rp15.498).

Manajemen MEDC dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), menyatakan bahwa tujuan dari pinjaman tersebut akan digunakan secara ekslusif oleh MEDC untuk beberapa hal.

Baca juga: Barito Renewables (BREN) Mau Tebar Dividen Interim, Cek Besarannya

“Antara lain, untuk melakukan tender, membiayai kembali atau membayar kembali utang Perseroan yang ada saat ini atau mengganti fasilitasi commited yang belum ditarik,” tulis manajemen dikutip, 15 November 2023.

Lebih lanjut, manajemen menjelaskan bahwa, MEG pada kesempatan yang sama juga melakukan transaksi pinjaman dengan Medco Maple Tree Pte. Ltd (MMT), dengan besaran nilai pinjaman yang sama sebesar USD480,18 juta.

Adapun dana yang diberikan berdasarkan perjanjian pinjaman MEDC-MEG dan MEG-MMT berasal dari hasil penerbitan surat utang senior atau senior notes yang diterbitkan oleh MMT dengan nilai sebesar USD500 juta dengan bunga sebesar 8,96 persen.

Baca juga: 3 Emiten Baru Melantai di BEI, Harga Sahamnya Kompak Naik

Tujuan dari perjanjian pinjaman MEDC-MEG dan MEG-MMT adalah untuk mengalirkan dana yang diterima dari surat utang 2009 untuk kebutuhan masing-masing perusahaan.

“Mengingat transaksi dilakukan oleh Perseroan dengan perusahaan terkendali Perseroan dan sesama perusahaan Perseroan terkendali Perseroan yang laporannya dikonsolidasikan kepada Perseroan, dengan demikian, tidak terdapat pengaruh transaksi terhadap kondisi keuangan perseroan,” imbuhnya. (*) 

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

13 mins ago

Maybank Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp1,66 Triliun pada 2025, Naik 48,5 Persen

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More

39 mins ago

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

2 hours ago

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

3 hours ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

3 hours ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

4 hours ago