Market Update

Mayoritas Sektor Menguat, IHSG Justru Berbalik Turun 0,51 Persen

Poin Penting

  • IHSG sesi I turun 0,51% ke level 8.127,70, meski sempat menyentuh posisi terendah di 8.044,93.
  • Mayoritas sektor masih menguat, terutama sektor industri (2,03%) dan transportasi (1,73%), meski beberapa sektor seperti keuangan dan properti melemah.
  • Bursa Asia bergerak bervariasi, dengan Nikkei dan Hang Seng turun, sementara Shanghai Composite naik 0,52%.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Rabu (8/10), ditutup berbalik melemah ke level 8.127,70 dari posisi 8.169,28 atau turun 0,51 persen. Sebelumnya, IHSG sempat merosot ke posisi 8.044,93. 

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 27,14 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 2,06 juta kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp18,59 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 401 saham terkoreksi, sebanyak 260 saham menguat dan sebanyak 137 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: IHSG Lanjut Ngegas! Pagi Ini Dibuka Naik ke Level 8.209

Meski demikian, mayoritas sektor menguat, dengan sektor industrial naik 2,03 persen, sektor transportasi meningkat 1,73 persen, sektor energi menguat 0,88 persen, sektor teknologi naik 0,82 persen, sektor bahan baku meningkat 0,47 persen, dan sektor non-siklikal menguat 0,35 persen.

Sedangkan, sektor sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor infrastruktur turun 1,06 persen, sektor properti merosot 0,87 persen, sektor keuangan melemah 0,81 persen, sektor kesehatan turun 0,05 persen, dan sektor siklikal merosot 0,02 persen.

Baca juga: IHSG Diprediksi Lanjut Menguat, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini

Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas melemah, Nikkei 225 Index Tokyo merosot 0,32 persen dan Hang Seng Index turun 1,25 persen. Sedangkan, dengan Shanghai Composite Index Shanghai meningkat 0,52 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Gara-Gara Menu Kelapa Utuh, Operasional 9 Dapur MBG di Gresik Disetop

Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More

46 mins ago

Belum Mampu Rebound, IHSG Ditutup Parkir di Zona Merah ke Posisi 7.022

Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022,28 pada perdagangan Senin (16/3/2026). Sebanyak… Read More

56 mins ago

Konflik Iran-AS-Israel Dorong Harga Minyak, Defisit APBN Berpotensi Melebar

Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More

59 mins ago

Demutualisasi Bursa Efek dan Manajemen Risiko

Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More

1 hour ago

Cara Amartha Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Desa

Poin Penting Amartha meluncurkan Amartha Empower, portal donasi, zakat, dan sedekah untuk memperluas pemberdayaan ekonomi… Read More

1 hour ago

CCTV Tol Bisa Dipantau Real-Time di Travoy, Jasa Marga Bantu Pemudik Pilih Rute Terbaik

Poin Penting: Jasa Marga menyediakan akses CCTV di ruas tol yang dapat dipantau real-time melalui… Read More

1 hour ago