Poin Penting
- Maybank Marathon 2026 di Bali diikuti 14.100 peserta dari 46 negara, sekaligus mempertahankan status sebagai ajang lari berstandar internasional
- Maybank Marathon 2026 menargetkan dampak ekonomi Rp300 miliar bagi Bali, naik dari sekitar Rp255 miliar pada penyelenggaraan tahun lalu
- Maybank Indonesia bersama Visa mendorong Maybank Marathon sebagai bagian dari penguatan gaya hidup sehat, ekosistem atletik, dan sport tourism Bali.
Bali — Maybank Marathon 2026 in Partnership with Visa mencatatkan 14.100 peserta dari 46 negara dalam penyelenggaraan ke-15 yang berlangsung di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, Minggu (23/8/2026).
Ajang lari yang berstatus Elite Label Road Race dari World Athletics tersebut mempertandingkan kategori Marathon, Half Marathon, 10K, dan Wheelchair.
Flag-off dimulai dari kategori Marathon pada pukul 04.20 WITA, disusul Half Marathon pukul 05.30 WITA dan 10K pukul 06.00 WITA.
President Director Maybank Indonesia, Steffano Ridwan mengatakan penyelenggaraan tahun ini menunjukkan konsistensi Maybank Marathon dalam mempertahankan kualitas ajang lari berstandar internasional.
“Keberhasilan sebuah marathon tidak hanya diukur dari jumlah peserta atau catatan waktu, tetapi dari bagaimana kami memastikan keselamatan, kenyamanan, serta pengalaman berlari yang berkesan bagi setiap peserta,” ujar Steffano, Minggu 23 Agustus 2026.
Baca juga: Maybank Women Eco-Weavers Berdayakan 2.617 Perempuan Penenun di 5 Negara ASEAN
Pemenang Maybank Marathon 2026
Dari sisi kompetisi, pelari asal Kenya mendominasi kategori Marathon Open. Michael Kimani Kamau menjadi juara Marathon Open Male dengan catatan waktu 2:16:10. Sementara Veronicah Njeri Maina memenangkan Marathon Open Female dengan waktu 2:37:22.
Adapun kategori Marathon National Male dimenangkan Robi Syianturi dengan waktu 2:28:30. Sementara Ina Lydia menjadi juara Marathon National Female dengan catatan waktu 3:09:55.
Masing-masing juara utama memperoleh hadiah Rp260 juta untuk kategori Marathon Open dan Rp100 juta untuk kategori Marathon National. Secara keseluruhan, Maybank Marathon 2026 menyediakan total hadiah lebih dari Rp3 miliar.
Project Director Maybank Marathon, Bambang Irawan mengatakan pencapaian penyelenggaraan tahun ini merupakan hasil persiapan dan kolaborasi berbagai pihak, terutama dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan peserta.
“Selama berbulan-bulan kami mempersiapkan setiap detail penyelenggaraan, mulai dari lintasan, keselamatan peserta, layanan medis, Race Pack Collection, hingga operasional di race day,” kata Bambang, Minggu 23 Agustus 2026.
Menurut dia, penyelenggara akan melakukan evaluasi setelah seluruh rangkaian kegiatan berakhir. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga standar kualitas Maybank Marathon pada penyelenggaraan berikutnya.
Sementara itu, Country Manager Visa Indonesia, Vira Widiyasari menilai Maybank Marathon tidak hanya berdampak pada sektor olahraga, tetapi juga turut menggerakkan aktivitas ekonomi lokal dan memperkuat posisi Bali sebagai destinasi sport tourism.
“Selama satu akhir pekan, kita menyaksikan bagaimana semangat olahraga mampu menyatukan ribuan pelari dari berbagai negara, menghidupkan aktivitas ekonomi lokal, dan semakin memperkuat posisi Bali di mata dunia,” ujar Vira.
Penyelenggaraan Maybank Marathon 2026 juga menjadi bagian dari komitmen Maybank Indonesia dalam mendorong gaya hidup sehat, pengembangan ekosistem atletik, serta penguatan Bali sebagai destinasi sport tourism.
Target Dampak Ekonomi Rp300 Miliar
Selain mencatatkan 14.100 peserta dari 46 negara, Maybank Marathon 2026 ditargetkan memberikan dampak ekonomi hingga Rp300 miliar bagi Bali.
Angka tersebut meningkat dibandingkan dampak ekonomi penyelenggaraan tahun lalu yang tercatat sekitar Rp255 miliar.
Bambang mengungkapkan pihaknya belum dapat memastikan realisasi dampak ekonomi dari penyelenggaraan tahun ini karena masih menunggu hasil kajian dari pihak eksternal.
“Data ini perlu fakta dan analisa. Biasanya kami meminta bantuan dari pihak ketiga yang lebih netral dan dapat melakukan validasi yang lebih tepat,” ujar Bambang.
Meski demikian, Bambang optimistis target Rp300 miliar berpotensi tercapai, seiring peningkatan jumlah peserta dan pelari internasional yang datang bersama pendamping ke Bali.
Di sisi lain, Steffano meyakini dampak ekonomi paling terasa pada sektor pariwisata, terutama akomodasi, transportasi, dan makanan. Sejumlah hotel di sekitar lokasi penyelenggaraan disebut telah penuh, sementara permintaan terhadap penyewaan mobil dan sepeda motor juga meningkat selama rangkaian Maybank Marathon.
“Kami berharap dengan jumlah peserta yang lebih banyak dan lebih banyaknya runner yang membawa supporter ke Bali, tentunya kami menargetkan semoga bisa menembus angka Rp300 miliar,” pungkas Steffano. (*) Ayu Utami


