Dia menilai, Maybank Sandbox unik karena dapat diakses oleh para pengembang di regional bahkan di seluruh dunia, untuk dapat terhubung dengan para pemilik gagasan, akademisi, para pebisnis dan lainnya untuk menciptakan solusi end-to-end dalam suatu ekosistem yang mendukung semua tren teknologi terbaru seperti Digital, IoT, Social, Cloud dan Open Source.
“Kami telah memanfaatkan keahlian internal digital dan teknologi Maybank untuk membantu mempercepat pertumbuhan FinTechs di regional,” papar Suhail.
Selain menyediakan lingkungan yang aman, kondusif dan fleksibel, Maybank Sandbox menyediakan pengembangan dengan real banking API’s untuk terhubung dan memanfaatkan fungsi-fungsi perbankan yang ada. Maybank Sandbox juga menawarkan data perbankan simulasi untuk analisis dan simulasi, serta sarana pengembangan yang memungkinkan mereka untuk membuat web dan aplikasi mobile yang baru.
Suhail menambahkan, bahwa Maybank Sandbox memungkinkan para anggota tim dari berbagai negara untuk berkolaborasi dalam sebuah virtual environment yang sama, sehingga dapat meningkatkan kerja sama di regional melalui pertukaran ide dan keahlian. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Tarif resiprokal RI–AS berisiko menahan ekonomi akibat lemahnya permintaan global, gangguan rantai pasok,… Read More
Poin Penting Kecelakaan KA Bandara dan truk kontainer di Poris terjadi akibat badan kontainer tertinggal… Read More
Poin Penting Bank Sentral Eropa mendenda JPMorgan Chase cabang Eropa 12,18 juta euro karena salah… Read More
Poin Penting Pemerintah dan Freeport-McMoRan teken MoU perpanjangan IUPK Grasberg 2041–2061 (life of resource), disaksikan… Read More
Jakarta - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Namun, banyak… Read More
Poin Penting OJK mencatat penetrasi asuransi 2025 baru 2,72% terhadap PDB, premi jiwa Rp133,22 triliun… Read More