Perbankan

Maybank Indonesia Gaungkan Literasi Hijau sebagai Fondasi Ekonomi dan Lingkungan Sosial

Poin Penting

  • Maybank Indonesia gelar Global CR Day & Cahaya Kasih 2025 di Hutan Kota Sangga Buana dengan fokus literasi hijau, penanaman pohon produktif, dan pengolahan sampah organik.
  • Sejak 2023, Maybank telah menanam 6.895 pohon produktif, termasuk 2.300 bibit kopi dan melepas 2.000 bibit ikan pada acara 2025
  • OJK dukung inisiatif Maybank, sejalan dengan UU PPSK 2023 yang mewajibkan pelaku jasa keuangan menjalankan program literasi dan edukasi demi keberlanjutan ekonomi.

Jakarta – PT Bank Maybank Indonesia, Tbk (Maybank Indonesia) terus menggaungkan literasi hijau yang berfokus pada edukasi lingkungan, dengan penanaman pohon produktif dan pengolahan sampah organik. 

Kali ini, bank yang merupakan bagian dari Malayan Banking Berhad (Maybank) ini menggelar Maybank Global CR Day dan Cahaya Kasih 2025 di Hutan Kota Sangga Buana, Jakarta Selatan Sabtu, 27 September 2025. 

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan mengatakan, program literasi hijau merupakan bagian dari upaya perseroan untuk menanamkan kesadaran bahwa keberlanjutan bukan hanya pada isu lingkungan hidup, tetapi juga sebagai fondasi penting bagi masa depan ekonomi dan sosial masyarakat. 

“Melalui keterlibatan aktif anak-anak, orang tua, guru, hingga relawan Maybankers, kami berharap kegiatan ini dapat membantu menciptakan generasi yang lebih peduli, tangguh, dan siap menghadapi tantangan global menuju net zero emission 2050 selaras dengan misi Maybank Group,” ujarnya.

Baca juga : Bangun Ekonomi Kreatif, TBIG Luncurkan Dua Program Pemberdayaan

Lanjutnya, Maybank Global CR Day dan Cahaya Kasih 2025 merupakan amplifikasi dari program Eco-Village, pengolahan sampah organik yang telah diinisiasi oleh Maybank Indonesia di Yogyakarta dan Bali, serta penanaman pohon produktif yang telah secara konsisten dilakukan sejak tahun 2023 (dengan total 6.895 pohon produktif yang telah ditanam sejak 2023-September 2025). 

“Hal ini menegaskan kehadiran Maybank dalam mengatasi isu lingkungan dengan memberikan nilai tambah ekonomis yang berkelanjutan,” jelasnya.

Adapun rangkaian kegiatan Global CR Day diadakan di kantor pusat dan 66 kantor cabang Maybank Indonesia, serta serentak di jaringan bisnis Maybank Group di seluruh dunia.

Melalui tema ‘Literasi Hijau’, Maybank Indonesia menegaskan komitmennya dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan membangun ekonomi berkelanjutan. 

Berbagai kegiatan edukasi lingkungan, penanaman pohon, pengolahan sampah organik, hingga lomba literasi untuk anak-anak dilaksanakan dengan melibatkan Maybankers, komunitas, guru, orang tua, serta masyarakat di berbagai daerah.

Baca juga : Pembiayaan SME Maybank Indonesia Naik 8,7 Persen Jadi Rp1,78 Triliun di Juni 2025

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi mengatakan, pihaknya mendukung penuh inisiatif  Maybank Indonesia dalam mendorong kesadaran lingkungan dan terciptanya ekonomi berkelanjutan. 

Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan kebijakan OJK yang mewajibkan setiap pelaku usaha jasa keuangan menjalankan kegiatan literasi dan edukasi.

“Sebagaimana diketahui, dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau PPSK Nomor 4 Tahun 2023 mewajibkan seluruh pelaku usaha jasa keuangan melakukan kegiatan literasi dan edukasi,” pungkasnya.

Perputaran Ekonomi

Steffano menjelaskan, kegiatan Maybank Global CR Day dan Cahaya Kasih 2025 yang digelar di Hutan Kota Sangga Buana, Jakarta Selatan diharapkan bisa membuka perputaran ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Pasalnya, Maybank berkesempatan menanam sekitar 2.300 bibit pohon kopi dan pelepasan 2.000 bibit ikan. Nantinya, bibit pohon dan ikan tersebut bisa menghasilkan pundi-pundi penghasilan. 

“Dampak ekonominya kita berharap tanaman ini nanti akan tumbuh, berkembang dengan subur dan juga hasilnya bahkan tadi bisa dijual, dan ini juga bisa dijual sampai ke luar negeri sebenarnya,” pungkasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

9 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

9 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

10 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

11 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

11 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

12 hours ago