Jakarta – Maybank Indonesia terus berupaya untuk mengembangkan layanannya agar menjadi semakin digital, cepat, dan aman. Teknologi robotik adalah salah satu cara untuk mencapai tujuan tersebut.
“Di Maybank kita mulai terapkan teknologi robotik, seperti API, Micro Services, Automation, Analytics, dan lainnya. Ini nantinya akan kita gabungkan,” jelas David Formula, Director of Information Technology Maybank Indonesia dalam media & public discussion InfobankTalkNews dengan tema :Hyper Automation : Customer Expectation Outlook in Post-Covid19 Era’, Rabu, 10 November 2021.
David mengungkapkan, teknologi robotik yang terintegrasi ini akan diterapkan pada proses-proses bisnis yang terkait customer. Sehingga, terjadi automasi dalam proses bisnis yang pada akhirnya berimbas pada layanan perbankan yang semakin cepat.
Ia menambahkan, perubahan digital pada perbankan nasional dalam beberapa tahun ke belakang bisa dibilang sangat pesat. Hal ini berkaitan dengan beralihnya perilaku nasabah dalam bertransaksi yang semakin condong ke digital.
Opini David tampaknya juga sejalan dengan pertumbuhan transaksi digital yang ada di Indonesia. Bank Indonesia (BI) mencatat nilai transaksi uang elektronik mencapai Rp27,64 triliun hingga September 2021. Selain itu, transaksi digital banking juga meningkat 46,72% yoy menjadi Rp 28.685,48 triliun hingga periode yang sama. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More