Poin Penting
- Maybank luncurkan strategi ROAR30 hingga 2030 untuk memperkuat daya saing dan kinerja keuangan di kawasan ASEAN, dengan target ROE 13–14 persen
- Fokus pertumbuhan pada empat bisnis berskala besar, yakni keuangan syariah global, wealth management regional, transaksi & pembayaran
- Dorong pertumbuhan berkelanjutan dan transformasi digital, melalui mobilisasi pembiayaan berkelanjutan RM300 miliar.
Jakarta – Maybank Group meluncurkan strategi lima tahun terbaru bertajuk ROAR30 yang akan menjadi arah bisnis perseroan hingga 2030. Strategi ini disiapkan untuk memperkuat kinerja keuangan sekaligus menjaga daya saing Maybank di kawasan ASEAN.
President & Group CEO Maybank, Dato’ Sri Khairussaleh Ramli, menyatakan bahwa strategi ROAR30 diluncurkan untuk memperkuat kapabilitas dan kinerja Maybank Group, guna melayani nasabah serta pemangku kepentingan secara optimal hingga 2030 dan seterusnya.
Melalui ROAR30, Maybank menargetkan Return on Equity (ROE) sebesar 13–14 persen pada 2030, lebih tinggi dibandingkan capaian ROE 11,5 persen per September 2025, yang merupakan level tertinggi sejak 2016.
Baca juga: Maybank Indonesia Buka Rencana 2026, Targetkan Kredit Tumbuh hingga 10 Persen
Selain ROE, Maybank juga membidik peningkatan indikator kinerja lainnya, antara lain Net Interest Margin (NIM) di atas 2,05 persen, Cost to Income Ratio (CIR) 47 persen atau lebih rendah, serta rasio CASA di atas 41 persen. Semua ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing Maybank Group di kancah ASEAN.
“Melalui strategi ROAR30, kini Maybank Group memasuki fase percepatan pertumbuhan dengan membangun bisnis berskala besar untuk memaksimalkan peran bank di pasar ASEAN yang kian signifikan,” terang Ramli dalam keterangan resmi, dikutip Kamis, 29 Januari 2026.
Strategi ROAR30 dibangun di atas tiga pilar utama, yakni penguatan komitmen Humanising Financial Services, pengembangan empat bisnis berskala besar, serta penguatan fondasi jangka panjang perusahaan melalui teknologi dan efisiensi modal.
Dalam pilar pengembangan bisnis, Maybank akan memfokuskan pertumbuhan pada keuangan syariah global, manajemen kekayaan regional, transaksi dan pembayaran regional, serta perbankan korporasi dan investasi regional, dengan memanfaatkan jaringan ASEAN sebagai motor utama pertumbuhan.
“Bertumpu pada rekam jejak yang telah teruji, kami melihat Malaysia, Indonesia, dan Singapura sebagai pasar utama yang akan menjadi pendorong utama pertumbuhan dan profitabilitas, didukung oleh keunggulan penawaran yang dimiliki masing-masing pasar,” katanya.
Maybank juga menargetkan ekspansi pembiayaan di sektor riil, termasuk mobilisasi pembiayaan usaha kecil menengah (UKM) hingga RM100 miliar dan pembiayaan ekonomi baru sebesar RM100 miliar, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi kawasan dan agenda pembangunan nasional di negara-negara utama operasionalnya.
Di sisi keberlanjutan, perseroan menargetkan mobilisasi pembiayaan berkelanjutan sebesar RM300 miliar dalam lima tahun ke depan, meningkat signifikan dari realisasi RM156,32 miliar hingga September 2025, serta menegaskan target carbon neutral pada 2030 dan net zero pada 2050.
Baca juga: DPK Perbankan Naik Dua Digit, BI: Capai Rp9.467 Triliun per Desember 2025
Untuk mendukung strategi jangka panjang, Maybank akan menginvestasikan RM10 miliar dalam lima tahun untuk penguatan teknologi, data, dan kecerdasan buatan (AI), termasuk modernisasi sistem inti perbankan dan adopsi arsitektur cloud.
“Kami juga berupaya mempersiapkan perusahaan menghadapi masa depan, membentuk tenaga kerja yang fleksibel dengan pola pikir dan budaya transformatif, mendorong pembelajaran berkelanjutan, menerapkan modernisasi teknologi, serta mengoptimalkan produktivitas dan kinerja keuangan,” ungkap Ramli.
Strategi baru ini diluncurkan setelah Maybank mencatatkan kinerja positif di bawah strategi sebelumnya, M25+, dengan laba bersih mencapai RM7,8 miliar per 9M FY2025 dan total pengembalian pemegang saham kumulatif 56,1 persen sejak 2022.
Dengan ROAR30, Maybank menegaskan fokus pada pertumbuhan berkelanjutan, efisiensi biaya, serta optimalisasi modal, yang diharapkan dapat memperkuat profitabilitas dan ketahanan bisnis perseroan dalam jangka menengah hingga panjang.
“Sebagai tujuan akhir, Maybank Group, melalui ROAR30, bertujuan untuk memastikan dampak yang bermakna dan penciptaan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk nasabah, komunitas, dan perekonomian yang kami layani,” tukasnya. (*) Mohammad Adrianto Sukarso










