Pelayanan nasabah WOM Finance. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Anak usaha PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII), yakni PT Maybank Indonesia Finance (Maybank Finance) dan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM), tetap mencatatkan pertumbuhan kinerja di tengah gejolak pasar otomotif saat ini.
Hal ini tecermin dari peningkatan pembiayaan roda empat Maybank Finance sebesar 2,8 persen menjadi Rp7,64 triliun, meskipun masih terdapat perlambatan di pasar otomotif roda empat akibat kondisi ekonomi global yang tidak menentu.
Peningkatan tersebut turut didukung oleh strategi berkelanjutan Maybank Indonesia melalui pendekatan solusi terpadu ‘One-Maybank’.
“PBT Maybank Finance juga meningkat sebesar 5,4 persen menjadi Rp142 miliar dan Rasio NPL tetap terjaga di level 0,2 persen gross dan 0,1 persen net pada Maret 2025 dan 2024,” tulis manajemen dalam keterangan resmi dikutip, Jumat, 2 Mei 2025.
Baca juga: Maybank Indonesia Raih Laba Sebelum Pajak Rp506 Miliar per Maret 2025, Ini Penopangnya
Sementara itu, pembiayaan kendaraan roda dua oleh WOM turut mencatat kenaikan sebesar 0,2 persen menjadi Rp6,24 triliun, seiring kondisi pasar otomotif yang masih lesu.
Kolaborasi antar entitas Maybank melalui inisiatif ‘One-Maybank’ terus diperkuat dan menjadi faktor penopang stabilnya portofolio pembiayaan WOM di tengah tantangan pasar.
Meski begitu, perlambatan pasar otomotif berdampak pada profitabilitas WOM, dengan PBT tercatat sebesar Rp80 miliar, turun dari Rp86 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca juga: Maybank Finance Bidik Pembiayaan Tumbuh 15 Persen di 2025
Adapun rasio NPL WOM tercatat sebesar 2,2 persen gross dan 1,0 persen net pada Maret 2025, meningkat dibandingkan 2,1 persen gross dan 0,9 persen net pada Maret 2024. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More