Tangerang – Direktur PT Bank BCA Syariah, Pranata mengungkapkan bahwa pihaknya berencana akan meluncurkan produk tabungan emas di tahun ini.
“Kami kalau emas, mungkin ke bullion-nya belum, tetapi kami lebih fokus ke produk emas. Tahun ini, kami berencana meluncurkan tabungan emas,” ujar Pranata saat ditemui di acara BCA Expoversary 2025 di ICE BSD, Tangerang, Kamis, 20 Februari 2025.
Pranata menyebutkan bahwa saat ini potensi emas sebagai instrumen investasi tetap kuat di tengah tren kenaikan harga emas global.
“Kami melihat harga emas naik, dan animo masyarakat terhadap emas semakin tinggi. Banyak masyarakat yang kini menganggap emas sebagai salah satu instrumen investasi yang menarik,” pungkasnya.
Baca juga: BI Tahan Suku Bunga 5,75 Persen, Begini Tanggapan Calon Presdir BCA Gregory Hendra Lembong
Sementara itu, Pranata mengatakan, tahun lalu BCA Syariah mencatat pertumbuhan pembiayaan sebesar 21 persen, dengan segmen konsumer sebagai penyumbang terbesar, diikuti oleh sektor komersial dan usaha kecil menengah.
“Tahun ini kami melihat tantangan ekonomi yang cukup berat, tetapi kami menargetkan pertumbuhan pembiayaan di kisaran 8-12 persen. Kami berharap adanya penurunan suku bunga dapat membantu memberikan harga pembiayaan yang lebih kompetitif,” imbuhnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membentuk bank khusus untuk menyimpan emas, yang pertama di Indonesia. Bank ini rencananya akan diresmikan pada 26 Februari mendatang atau sebelum Ramadan 2025.
Prabowo menekankan bahwa Indonesia memiliki sumber daya emas yang melimpah, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal karena belum memiliki bank emas.
Baca juga: Bank Emas Segera Hadir, Prabowo Pastikan Peresmian Sebelum Ramadan
“Kita akan bentuk bank emas, jadi selama ini kita tidak punya bank untuk emas kita, tidak ada di Indonesia,” ujar Prabowo saat memberikan keterangan pers di Istana Merdeka Jakarta, baru-baru ini.
“Emas kita banyak ditambang dan mengalir ke luar negeri. Kita ingin sekarang punya bank khusus untuk emas di Indonesia. Insyaallah kita akan resmikan tanggal 26 Februari, ini saya kira pertama kali ya di Republik kita,” tutup Prabowo. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More