Jakarta–Kecanggihan teknologi informasi dewasa ini harus disikapi masyarakat dengan bijak. Terutama terkait dengan semakin maraknya hoax (berita atau informasi tidak benar) dan cybercrime atau kejahatan siber.
“Dunia sudah berubah, permasalahan layanan keuangan digital dan cybrecrime tercatat mengalami kenaikan yang signifikan. Seperti maraknya bank gelap serta investasi bodong. Dan korbannya pun luar biasa banyak, ini yang harus kita antisipasi,” ujar Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank dalam seminar “Digital Branding di Tengah Serbuan Hoax dan Cybercrime” di Jakarta, Kamis, 30 Maret 2017.
Eko B. Supriyanto juga berharap, dengan terselenggaranya acara seminar ini dapat memberikan edukasi pada masyarakat umumnya dan khususnya bagi para pelaku layanan keuangan agar terus waspada dan antisipasi dengan kejahatan siber yang marak pada saat ini. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More