News Update

Masyarakat Harus Waspadai Hoax dan Cybercrime

Acara yang dihadiri oleh para penggiat ekonomi serta para bankir ini menghadirkan tiga pembicara utama yakni Kusumaningtuti S. Soetiono selaku Anggota Dewan Komisioner OJK, lalu ada Direktur BNI Anggoro Eko Cahyo, dan dari kepolisian hadir Kombes Pol. Drs. Dul Alim selaku Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus POLRI.

Dul Alim mengapresiasi atas terselenggaranya seminar ini di mana para bankir dapat terus waspada dan antisipasi terhadap adanya hoax dan cybercrime yang mulai marak saat ini.

“Saya mewakili Bareskrim Polri turut mengapresiasi atas terselenggaranya acara ini menanggapi banyaknya kejahatan siber saat ini. Saat ini di Bareskrim sendiri telah membentuk direktorat khusus siber untuk antisipasi kejahatan siber yang meluas,” ujarnya. (*)

 

Editor: Paulus Yoga

Page: 1 2

Suheriadi

Recent Posts

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

11 hours ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

13 hours ago

Dapat Restu Prabowo, Purbaya Mau Caplok dan Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More

13 hours ago

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

14 hours ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

14 hours ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

15 hours ago